Showing posts with label Share. Show all posts
Showing posts with label Share. Show all posts
on 23 June 2010
(Kontrakan baru - tampak serong depan)
Tak terasa deadline kontrak rumahku sudah akan berakhir tak sampai sebulan lagi. Ini berarti keputusan baru harus ditetapkan apakah tetap tinggal (memperpanjang kontrakan) atau mencari kontrakan baru lg. Dengan penuh pertimbangan akhirnya kontrakan yg baru harus dicari dalam waktu dekat. Bukan masalah lingkungan atau sosialisme, tapi kontrakan yg saat ini kutempati sepertinya semakin kecil saja karena barang2 yg sudah semakin banyak.

Dulu, pertama kali melihat kontrakan ini, walaupun tidak begitu besar, aku bisa merasakan ada kenyamanan dan kecocokan dgn kriteriaku. Selain kontrakan yg baru dibangun berkualitas, harganya jg masih reasonable. Dengan spesifikasi 1 KT, 1 KM, dapur, Ruang tamu, air PAM, PLN 1300 watt, ventilasi dan pencahayaan yg lebih dari cukup, serta menghadap ke Timur, tanpa ragu2 kutetapkan utk mulai mengontrak.

Bisa dibilang saat pertama kali mengontrak adalah saat dimana kerepotan dan pengeluaran cukup besar, karena beberapa barang harus diurus sendiri, seperti springbed dkk, gorden untuk semua jendela, setrika, lemari, kompor gas dan perlengkapannya, rice cooker, kulkas, sapu & pel, lampu2, blender, ambal, sampai yg kecil2 seperti alat2 makan dan masak, pisau, gayung, ember, rak piring, serbet, tempat bumbu dapur, dll. Selama proses pindahan untung ada Lady yg membantu jadi kerepotan bisa berkurang.

Sekarang, sedikit demi sedikit barang2 pun mulai bertambah, ruangan yg seukuran itu sepertinya tidak nyaman lg utk menampung berbagai perabotan dan sejenisnya. Dari pengalaman mencari kontrakan, mencari yg "pas" itu tidaklah mudah, dan tak segampang mencari kos-kosan. Apalagi yg namanya tinggal di kota besar, pertama sekali dipersiapkan adalah budget, baru kemudian opsi2 lain sebagai kriteria. Untuk mencari kontrakn jg tidak cukup hanya melihat2 sehari dua, harus rela mengorbankan banyak waktu agar yg didapat merupakan pilihan yg final.

Pencarian yg memakan waktu akhirnya berujung dgn kepuasan. Aku mendapatkan kontrakan yg baru dibangun jg. Setelah proses bargaining yg cukup alot, akhirnya kontrakan dengan 2 KT, 2 KM, dapur, ruang tamu, dan kriteria lain seperti diatas, akan kusewa selama setahun kedepan. Model kontrakan ini sebenarnya lebih mirip pada apartment *mulut sedikit mencong*, dimana semua kamarnya berada dalam satu gedung. Kamarku sendiri ada diatas. Letaknya masih di wilayah yg tidak jauh dari kontrakan yg lama. Lokasi yg bersih, tidak banjir, dan lebih adem. Juga tempat yg stategis disebelah toserba. Jadi tidak susah2 lg utk delivery gas, aqua galon, dan beras.

Pintar2lh cari kontrakan karena akan dijalani 12 bulan kedepan. Tips mencari kontrakan dari saya (lokasi Jakarta):
  1. The most important thing is.. Siapkan budget. Ketahui dulu brp pasaran sewa kontrakan dgn tipe yg anda inginkan sehingga anda bisa menganggarkan budget maximum yg bakal dikeluarkn.
  2. Tentukan kira2 mau diwilayah mana ngontrak. Biasanya parameter nya: akses (dekat dgn halte busway/setidaknya dekat jalannya angkot), dekat alfa/indomart. dan yg paling penting kawasannya aman dan tidak banjir. Semakin lengkap maka akan mempengaruhi harga sewa.
  3. Sering tinjau lokasi pilihan kita dan sekitarnya secara langsung dgn sabar. Sekedar mencari lokasi di internet boleh2 saja, tapi lebih baik jika ditinjau langsung karna tampilan foto bisa saja tidak ter-update atau tidak seperti yg kita inginkn.
  4. Jangan hanya mengandalkan mata, tapi tanyakan warga setempat/tkg jualan keliling. Kadang ada rumah yg tidak menuliskan label "kontrakan". Biasanya warga atau tkg jualan keliling tau jika ada rmh kontrakn atau pengontrak lama yg akan pindah dalam waktu dekat. Jadi klw nanyak biasanya lebih cpt.
  5. Jika sudah ketemu, survey bagaimana kualitas airnya (pam/pompa). Pengairan sangatlah penting. Periksa kamar mandi (khususnya kakus) pastikan air masuk/keluarnya lancar. Genteng tidak bocor dgn meliat plafon atau tembok tidak lembab.
  6. Pintar2lah bargaining (menawar). Kalau bisa langsung dengan pemilik rumah. Yakinkn kalau kita sudah merasa cocok dgn rumah tsb sambil memenawarkan harga yg kita inginkan. Mudah2an dgn sedikit memelas akan membuat si pemilik menurunkn harga.
  7. Klw sudah deal langsung ksh tanda jadi. Tapi ingat klw mo ksh DP, pastikn jg klw di cancel, DP nya bisa kembali 100%. Ini hanya utk nge-take aja biar gak ditawarin ke org lain.
Hal yg membuat harga jadi mahal:
  1. semakin mudah n lengkap aksesnya.
  2. lokasi (kawasan perkantoran/bisnis, perumahan elit)
  3. kontrakan yg baru dibangun biasanya lebih mahal, ya namanya jg pengguna pertama. Si pemilik pun pengen rasanya balik modal cepat2.
on 06 June 2010
(up: Fountain of Wealth, World's largest fountain)

Sudah hampir sebulan yg lalu tepatnya perjalanan ini dilakukan, tapi foto2nya masih sering kuliat kembali. Berawal dari setahun yg lalu, ide perjalanan ke luar negeri ini muncul. Ketika passport baru release dan dihitung2 bebas dari biaya fiskal karna adanya NPWP, dan ketepatan, bulan Mei tahun ini terdapat hari terjepitnya. Sebenarnya, ini kegiatan melancong rutin tiap tahun yg direncanakan setahun sebelumnya, dan jatuh antara bulan April sampai Mei. So first time? Yes! Karena sudah dua tahun perjalanan selalu diset ke pulau Dewata, jadi pengen ganti suasana. Pengennya sih ke Raja Ampat, tapi setelah dihitung2 lebih affordable ke luar negri justru.

City Island-State so called Singapore and Klang Valley so called Kuala Lumpur, merupakan dua destinasi yg akan kami kunjungi. Pelancongan ini memakan waktu hampir seminggu, dgn jatah 3 hari di SG dan 3 hari di KL. Thanks for Nandos, for the apartment in SG.

Sebelum berangkat kita beli sejumlah SGD dan MYR di VIP Menteng, dan beberapa USD buat cadangan devisa. Siapa tau kurang, maka USD bisa ditukarkan disana karena nilai tukar rupiah (katanya) anjlok disana. Untuk mengetahui berapa SGD dan MYR yg akan dibeli, sebaiknya melakukan forcasting dulu. Berapa HTM utk tempat2 yg akan dikunjungi, ongkos2 bus/mrt, makan, hotel, oleh2, dsb.

Karna ini merupakan perjalanan pertama ke luar negeri, tak ada salahnya dishare. Siapa tau ada yg butuh informasi.

Hal dasar yg perlu diketahui/dipersiapkan:
1. Passport, minimum masa berlakunya 6 bulan sebelum tanggal expired.
2. Ingat jangan membawa cairan lebih dari 100ml ke dalam kabin. Jika terdapat petugas, maka akan disita. Trik: masukkan botol2 seperti parfum, handbody, dan yg berbentuk cair lainnya dalam tas yg BUKAN di tenteng alias masuk bagasi.
3. Siapkan NPWP agar bebas fiskal (Rp. 1 juta) dari Indonesia.

Jakarta - Singapore

(up: Merlion park)

Sekitar jam 5 pagi, sebuah taxi telah berlabu di depan rumahku utk menuju Soeta. Selain pak sopir, di dalamnya sudah ada Lady. Kami tiba di airport langsung check-in dan bayar airport tax 150rb per orang (internasional). Kemudian menuju loket bebas fiskal dgn menunjukkan kartu NPWP. Validasi NPWP pun selesai, kami langsung menuju gate boarding. Nah, di saat x-ray terakhir inilah tas2 yg ditenteng diperiksa apakah membawa cairan lebih dari 100ml.

Cerah sekali flight waktu itu, tak ada sedikitpun turbulensi di udara. Beberapa menit sebelum landing, para pramugari membagikan kartu kedatangan Singapore. Isilah form tsb sesuai passport. Untuk alamat tempat tinggal di SG, diisi dgn jelas agar petugas imigrasi SG tidak bertanya2.

Setibanya di Changi, Singapore airport, jgn sungkan mengambil foto2. Ini tempat benar2 bersih dan teratur. Untuk menuju pusat kota dan transport selama di SG, lebih hemat menggunakan MRT. Untuk mengakses MRT di Changi, pertama sekali harus menaiki Sky Train (free). Ikuti saja penandanya sebagai penuntun arah. Saat itu ada seorang ibu berbaik hati bernama miss Fu, yg kebetulan berbarengan dgn kami menuju MRT. Dia melihat raut kami agak kebingungan, menghampiri dan langsung menyapa agar bersama dia menuju MRT. Sepanjang perjalanan kami di MRT, dia menerangkan sedikit banyak tentang Singapore. Pada akhir perjumpaan, dia memberikan map MRT nya sebagai panduan kami. Walau sebenarnya bisa diminta di konter MRT.

(up: miss Fu in MRT)

Ada dua pilihan ticket pass MRT; EZ Link dan STP (Singapore Tourist Pass). EZ Link harganya 15 SGD ($10: deposit + $5: kartu). EZ-Link bisa dipakai setiap hari sampai saldo/deposit kita habis. Selama menggunakan MRT yg berbeda line (green, yellow, purple, dll), saldo di-deduct (dipotong). Jika saldo abis bisa di top-up (diisi). Keuntungannya kita bisa refund sisa deposit kita. Top-up dan refund bisa dilakukan di konter MRT. Kartunya sendiri berlaku sampai 5 tahun. Bisa dipakai lg ketika akan ke SG. Tiap tujuan ongkosnya beda2. Tapi jika masih berada pada line yg sama, hanya sekali pemotongan pada saat naik. Klw sudah beda line, akan dipotong pada saat keluar. Rata2 pemotongan SGD 0.6.

Sedangkan STP, hanya berlaku per hari jadi dibeli harian. Harganya 8 SGD. Masa validnya sampai jam 12 malam dan tidak bisa direfund. Keuntungannya memakai STP, kita bisa pake MRT sampe muntah seharian tanpa takut saldo gk cukup. Jika sesampainya di SG sudah sore, sebaiknya jgn menggunakan STP, karna akan rugi. Menurut saya jika stay di SG lebih dari satu hari, EZ-Link merupakan pilihan yg cocok.

Di Singapore, banyak pilihan tempat tinggal yg murah seperti hotel dan apartment. Carilah penginapan yg dekat dgn MRT dan tempat makan. Saya menemukan satu situs, yg mana kita dapat mengetahui dgn mudah availability dan payment serta testimoni pengunjung. Beruntung saya punya temen, jadi tidak sasah buat cari apartment. Thanks again to Nandos.

Lokasi yg kami singgahi di SG:

Orchad Road, Merlione, Esplanade
Chinatown, Bugis Street, Little India
Fountain of Wealth
Marina Sand Resort
Sentosa Island
Song of the sea

(up: Siloso Beach)

(up: Night view at Marina Bay with Esplanade in behind)
(up: Universal Studios)

Singapore - Kuala Lumpur

Untuk menuju Kuala Lumpur dari Singapore, kami menggunakan bis Causeway Link. Sebenarnya banyak alternatif, bisa menggunakan pesawat, kereta api, taxi, atau sewa mobil. Kalau mau cari pengalaman dan hematnya, ya pake bus. Dijamin cerita mu akan lebih mantap daripada pake sarana lain. Karena Bis yg akan dinaiki adalah Singapore - Johor Bahru, Johor Bahru - Kuala Lumpur.

Dari Singapore naik MRT ke Bugis, trus jalan ke terminal bus Larkin, kira2 100m. Pilih Bus Causeway Link, yg berwarna kuning. Bus terakhir jam 22.30. Jadi kalau memungkinkan utk jalan malam, ya lebih baik, karena waktu yg kita habiskan dijalan bisa dipakai buat tidur. Karena ongkos (SGD 2.50/orang) dibayar pada saat menaiki bus, sediakanlh uang pas dgn recehannya atau jika tidak punya, biasanya ada penukaran uang recehan di depan terminal. Simpan baik2 slip pembayaran karena ini perlu pada saat menaiki bus di checkpoint. Di checkpoint, harus mengisi data2 keimigrasian lg karena kita akan meninggalkan SG dan memasuki KL. Tujuan terakhir bus ini adalah Larkin, Johor Bahru. Sebelum mencapai Johor, ada pemeriksaan keimigrasian di perbatasan (checkpoint), Woodland. Semua penumpang wajib turun. Jangan pernah meninggalkan tas pada saat berhenti di checkpoint, karena bus yg kita tumpangi dari SG belum tentu bus yg akan kita naikki setelah dari checkpoint. Waktu tempuh sekitar 40 menit.

Setibanya di Larkin, ambil bus tujuan Bukit Jalil atau bisa juga ke Puduraya (waktu itu sedang renovasi, jadi kami dialihkan ke stasiun kereta api Bukit Jalil). Jangan khawatir tidak kebagian bus, karena bus menuju KL sangat banyak, tinggal milih bus mana yg paling keren diliat. Ongkosnya MYR 28 (murah! sekitar 12 SGD saja). Waktu tempuh sekitar 5 jam. Sediakan map kereta api dan monorail KL karena dari Bukit Jalil ke KL harus menaiki kereta. Map jg bisa diminta di pada saat membeli tiket kereta.

Kami tinggal di salah satu kawasan pelancongan, Bukit Bintang. Dari Bukit Jalil turun di Hang Tuah, kemudian sambung monorail, turun di Bukit Bintang. Kawasan yg cukup ramai sekali dikunjungi wisatan, karena disini banyak terdapat hotel, tempat makan, perbelanjaan, dan hiburan lainnya. Walaupun sedang berada di KL, tidak susah utk mencari makanan yg porki2 disini.

Lokasi yg disinggahi di KL:
Suria KLCC (Petronas Twin Tower)
Bukit Bintang
Merdeka Square
Batu Cave
Putrajaya
(up: KLCC/Petronas Twin Tow and Maxis Tow)

(up: Seri Wawasan Bridge, Putrajaya)

(up: Batu Cave)

Tujuan utama ke Genting Highland terpaksa harus diurungkan karena tiket bus sold out sehari sebelum. Jadi penggantinya adalah Putrajaya, where you can see modern architecture. Karena seni arsitektur modern bangunan disini cukup memukau, tempat ini sering disebut sebagai Dubai-nya Malaysia. untuk mencapai kawasan ini, naik kereta ke Bandar Tasik Selatan, kemudian sambung dengan menaiki KLIA Express ke stasiun Putrajaya. Tarif kereta ini lebih mahal dari kereta biasanya karena menggunakan kereta super cepat yg ekslusif, yg digunakan untuk menghubungkan KL Sentral dan KLIA (Kuala Lumpur International Airport). Sebagai trik, utk menuju tempat ini, jgn gunakan KLIA Express dari KL Sentral, melainkan dari Bandar Tasik Selatan.

Kuala Lumpur - Singapore

Untuk menuju SG dari KL, kami tidak menggunakan bus lg, melainkan kereta api Senandung Malam. Bawalah persediaan makanan jika perlu karena waktu tempuh memang lebih lama karena harus berhenti dibeberapa stasiun. Tiketnya sendiri dibeli di KL Sentral sehari sebelumnya. Harga tiketnya bervariasi, kami ambil yg kelas Superior Night. Bisa pilih yg menggunakan tempat tidur atas (upper) atau bawah (lower) atau bahkan duduk (seat). Untuk tarifnya bisa dilihat disini. Dari namanya saja berarti sudah tau bahwa kereta ini akan lepas landas malam hari. Kereta terakhir pukul 22.00 waktu KL. Kembali pemeriksaan di checkpoint, Woodland. Bawa kembali barang bawaan meskipun kereta yg kita tumpangi tetap sama sampai ke SG. Yg ini agak lama nunggunya karena gerbong kereta api jg harus diperiksa.

Pemberhentian kereta di SG adalah Tanjong Pagar, sekitar 400m ke stasiun MRT. Ada fresh bakery yg cukup enak di sekitar stasiun MRT sini (lupa namanya), singgahlah utk sarapan dan minum teh. Kami langsung bergegas menuju MRT dan kembali ke apartment semula. Untungnya waktu itu kami tinggal di apartment yg sudah dikenal, sehingga kami dengan sangat mudah menggunakan fasilitas apartment untuk bersih2 dan menitip barang karena sorenya kami akan lepas landas menuju Jakarta.

Last day travelling, kami menyempatkan diri untuk membeli berbagai oleh2 di Bugis Junction dan sekitarnya dan menikmati es potong yg sering dibicarakan itu. Es potong you must try adalah yg rasanya mint pake roti tawar. Hemnn.. Kami memanfaatkan waktu setengah hari untuk mengunjungi beberapa destinasi sebelum berangkat ke Changi.

Lokasi yg masih sempat disinggahi:
Raffles Landing Site
Victoria Concert Hall
Clarke Quay
Nonton perlombaan perahu di Singapore river

(up: Raffles and Victoria Concert Hall)

(up: Dancing water)

Singapore - Jakarta

Setelah barang2 yg kami titipkan di apartment sudah diambil semua, kami bergegas menuju Changi dgn menggunakan MRT. Di Changi MRT, kami me-refund semua sisa deposit yg ada di EZ-Link card (keunggulan EZ-Link). Kita tidak bisa langsung mengakses terminal keberangkatan dari Changi MRT, melainkan menggunakan fasilitas Sky Train lg. Pastikan tidak terdapat cairan yg di tenteng lebih dari 100ml karena tidak diperkenankan dibawa ke kabin. Tepat pukul 5 sore waktu Singapore, kami berangkat menuju Jakarta. Liburan pun selesai.
on 18 December 2009
JustShare: Pengalaman Beli dan Shipping Mobil Baru Jakarta - Medan

Setelah sekian lama ditunggu2, maka impian utk memiliki mobil baru pun akhirnya kesampaian. Sebelum memutuskan utk membeli mobil sebenarnya sudah buat nota janji ke seorang sales Auto 2000 agar datang ke rumah untuk memberikan pencerahan mengenai paket penjualan mobil dan simulasi kredit. Tapi entah kenapa aku dan Lady membatalkan kedatangan si sales. Sepertinya kalo kami datangi langsung ke dealer sambil melihat2 mobil yg mo dibeli mungkin info akan lebih lengkap. Mobil yg dibicarakn dsini adalah Toyota Avanza, tapi masih bingung antara tipe G atw S. Warnanya jg masih ragu2 antara gray atw black metalik, yg nantinya akan dipakai di Medan. Karna di Medan statusnya inden dan tak tau sampai kapan baru ready stock ditambah lg keberadaaan mobil tsb sgt dibutuhkan Desember ini, maka mobil dibeli dari Jakarta dan dikirim via laut ke Medan. Toh harga jual di Medan bisa Rp.4-5 juta lebih mahal dari yg di Jakarta.

This is it with lady inside.

Siang itu sekitar pukul 9, kami langsung menuju A2000 yg di sunter, karna kami rasa dealer tsb lebih dekat dgn HO nya jd mungkin stoknya lebih banyak. Memang saat kami dtg kesana, status mobilnya ready stock. Kami diberikan penjelasan yg detail sampai semuanya clear, lalu kami tanyakan ke bang David, abangnya Lady di Medan, kira2 apalagi yg kurang..sebelum booking fee sebesar 5 juta kami berikan. Ternyata, setelah berbincang2 ditelpon, seharusnya kami dapat fee atas pembelian mobil tsb karna kami bisa dikatakan mediator kepada pembeli. Masuk akal jg sih, itu mungkin keuntungan yg diambil dari seorang sales (yg batal dtg). Tapi harusnya penyampaiannya di awal. Kalo udh di akhir2 gini gmn bilangnya ya? Akhirnya kami cari alasan utk tidak booking di tempat itu. Cari A2000 lain dan ketemu di Galur dan langsung nego komisi. Pada awalnya sih mereka bilang komisi paling besar Rp.500rb, eh ternyata nego2 lg..tembus jg hampir 2x lipat. Lumayanlah.. Akhirnya sebuah Avanza tipe S (yg paling tinggi di serinya) dgn warna black metalik jd booking di tempat ini. :)

car checked by lady. apanya kw cek lad? macamnya..

Seminggu kemudian, mobil yg di order pun tiba di show room. Setelah sarung jok dipasang dan mobil dibersihkan, akhirnya kami diundang utk melihat-lihat. Sembari menunggu Plat dan STNK jadi (seminggu lg), kami mencari car shipping via laut dari Jakarta ke Medan yg harganya reasonable, dan kami menemukan Toyofuji, kapal angkut mobil khusus Toyota. Ini shipping yg paling murah (sekitar Rp. 3,5 jt) ketimbang yg lain, yg harganya bisa mencapai Rp. 6-10jt. Sedangkan asuransi pd saat pengiriman kami ambil yg meng-cover all-risk (sudah termasuk hilang sebagian/keseluruhan (total lost), lecet, penyok, pecah, dll) yg diprovide dari Tokio Marine dgn biayanya 0.15% dari harga beli mobil. Ini jg asuransinya kami temukan yg berani cover all-risk dan bisa dikatankan paling murah. Mostly pihak asuransi hanya berani meng-cover total lost (kemungkinan seperti ini kn kecil sekali).

lady is having a test drive ecek2.

Mumpung mobilnya mo di shipping ke Medan, aku titip TV ku dan pelengkapnya dimasukin ke dalam mobil utk dikirim ke rumah. Sudah 2 tahun dan pengen ganti dgn LCD, tp rasanya tidak tega utk dijual, Jd selagi ada acara shipping2an skalian aj TV nya dimasukkin. Jadi kalo anda jg berencana mau shipping mobil dan ada niat kirim barang jg, barang yg akan dikirim masukin aj ke dalam mobil tsb. Hemat dan efisien ketimbang harus dipaketkan lewat ekspedisi atw dibawa2 via pesawat. Terbayang bagaimana mahal dan repotnya. Kalau mau diasuransikan jg tidak masalah, tinggal dikalikan 0.15% dari harga beli barang (kalo baru, kalo tidak baru ya diestimasi saja brp harga jualnya).

bye my tv.. see u in siantar.

Kapal sempat tidak berangkat disebabkan kuantiti mobil yg dikirim ke Medan belum mencapai batas minimum. Karna kapal hanya berangkat secara direct ke Medan sekali seminggu, maka sempat 1 minggu pengiriman mobil tertunda. Setelah serah terima kunci dan sehari sebelum kapal berangkat, mobil dijemput oleh penyedia jasa untuk dibawa ke pool mereka sebelum dinaikkan ke kapal pd malam harinya. Ya namanya awam yg baru berurusan dgn shipping mobil.. yg pengen tahu, takut tertipu, dan penuh rasa curiga, jd kami turut serta mengantar mobil ke pool mereka di port Tj.Priok. Dan memang sesampainya di tkp ada begitu byk mobil baru yg akan dishipping ke beberapa tempat di Indonesia.

car before shipped, jepret dulu sbelum berpisah.

Akhirnya mobil kami lepas. Kapal berangkat jm 11 pagi ini dan sudah bisa diambil paling lama hr Senin siang di belawan, Medan.

Thanks to Ms. Nisfu (Galur A2000's sales) and Mr. Anton (from car shipping).
(Updated) Mobil sudah sampai di Medan dgn kondisi bagus.
on 09 December 2009
JustShare: Pengalaman Ngurus Paspor di Imigrasi Jakpus.

I just received my passport a couple of days before, yeah! Tadinya sempat kepikiran mau urus lewat agent saja, tapi karna biayanya yg hampir tiga kali lipat dari harga normal (Rp. 270rb) membuatku berpikir ulang lg. Sebenarnya lewat kantor sendiri diurusin bisa, biayanya Rp. 450rb nett (ini yg paling murah kalo pake pihak ke-3). Sementara yg paling mahal lewat calo/agent/travel bisa mencapai Rp. 500rb - 1 juta (makin cepat makin mahal). Kebayang kn kalo 500rb brp lama selesainya?

Maka kuputuskan untuk mengurus sendiri, pengalamannya dapat, hematnya apalagi. Cuma ya..harus bisa ngorbanin waktu karna harus datang 3 kali (isi formulir, foto, dan ambil) yg harinya beda2. Saya ngurusnya di kantor imigrasi dekat rumah, yg di jl. Merpati, Kemayoran, Jakpus. Sebenarnya ngurusnya bisa dimana saja, tidak perlu sesuai ktp karna alamat ktp saya di jaksel dan saya buatnya di jakpus.

Saran saya, kalo anda bekerja, cukup meminta ijin 1/2 hari untuk setiap tahap dgn catatan anda harus datang lebih awal sebelum kantor imigrasinya mulai beroperasi yaitu sebelum jm 8 pagi. Jika tidak, waktu 1/2 hari tidaklh cukup. Saya sudah alami sendiri. Saya sudah sampai di tempat jm 7.20 hari Selas, tp orang2 sudah banyak yg menunggu loket antrian dibuka. Bahkan dari cerita mereka ada yg sudah menunggu dari jm 6. Makjang.. apa jangan2 dia yg bukain pagar kale ya..he3. Kalo saya baca di site2 yg lain bisa melakukan tahap 1 dan 2 sekaligus jika datangnya sebelum kantor imigrasi buka. Tadinya maksud saya bisa begitu, tp ternyata tidak.. wong saya datang jm segitu aj antriannya sudah diangka 40-an.

Kedatangan I (Isi Formulir)
Yg harus anda persiapkan adalah:
- KTP (asli dan fotocopy)
- Kartu Keluarga (asli dan fotocopy)
- Akte lahir (asli dan fotocopy)
- Ijasah terakhir (asli dan fotocopy)
- Surat rekomendasi dari perusahaan tempat bekerja (asli dan fotocopy).
- Ballpoint hitam untuk mengisi formulir (ingat! harus hitam)
Jgn takut kalo dokumen asli ditahan karna ini hanya sebagai bukti yg harus ditunjukkan pada saat pengecekan berkas. Oleh sebab itu harus dibawa, tidak boleh tidak. Jika anda mengurus sendiri (tidak pake calo), maka yg bersangkutan wajib datang pada tahap ini.

Langkah2 Hari I:
1. Beli map khusus pengajuan passport WNI Rp. 5rb. Didalamnya sudah ada formulir. Kalo salah isi, minta formulirnya lg. Karna formulirnya itu sendiri gratis.
2. Jika loket antrian sudah dibuka, ambil no terlebih dahulu baru isi formulir biar angkanya gk gede2 amat. Kalo belum buka ya tau sendirilah mo ngapain, masa bengong..
3. Lampirkan semua dokumen fotocopy ke dalam map dan tunggu no antrian dipanggil.
4. Setelah dipanggil, akan ada verifikasi dokumen antara yg fotocopy dan aslinya. Jika ada isian dalam formulir yg salah/kurang lengkap maka disini akan diperaiki dan dilengkapi. Beruntung sekali saya dilanyani sm petugas yg friendly bgt.
5. Setelah semuanya beres, akan diberikan lembaran putih sebagai tanda terima penyerahan SPRI (Surat Perjalanan Republik Indonesia) agar bisa melanjutkan tahap II. Selanjutnya di lembaran putih tsb tercantum tgl berapa anda akan datang kembali untuk melakukan pembayaran, foto, sidik jari, dan interview.

Kedatangan II (pembayaran, foto, sidik jari, dan interview).
1. Kembali anda akan datang pagi2 dan langsung ambil no antrian. Jangan lupa membawa lembaran putih yg ada pada Tahap I.
2. Tunggu nama anda dipanggil baru kemudian lembaran putih anda akan diberi tanda agar bisa melakukan pembayaran. Total yg harus dibayar adalah Rp. 270rb untuk passport 48 halaman. Dgn rincian: Tarif SPRI Rp.200rb, TI: Rp.55rb, Sidik Jari: RP.15rb.
3. Setelah melakukan pembayaran kembali menunggu untuk foto dan sidik jari. Orang2 yg bersama anda pada tahap I akan anda lihat lg di tahap II. Tapi jika tiba2 anda menemukan sosok yg tidak pernah bersama anda, itu kemungkinan besar adalah orang2 yg menggunakan jasa calo, yg datang hanya pada saat tahap 2. Dan orang2 inilah yg akan merusak antrian anda. So siap2lh mengantri lebih lama.
4. Setelah anda memberikan pose anda yg terbaik (foto) dan ke-10 jari anda telah dimbil sidik jarinya, anda akan menerima kembali map yg pertama anda serahkan. Dan selanjutnya map tsb akan dikumpulkan lg untuk proses interview. Dan tunggulh lg beberapa saat sampai nama anda dipanggil..
5. Saatnya interview. Pertanyaannya untuk saya adalah:
- Bisa tunjukkan kembali dokumen asli dari lampiran2 ini?
- Pernah buat passport sebelumnya?
- Anda mau kemana?
- Apa tujuan anda ke negara tsb?
- Apakah nama dan tgl lahir anda sudah benar? (sambil menunjukkan calon passport)

Setelah selesai anda akan dimintai beberapa tanda tangan, salah satunya di calon passport. Kemudian akan diberikan beberapa lembaran tanda terima dan anda langsung menuju loket informasi untuk mengetahui kapan passport anda sudah bisa diambil (tanggal pengambilan akn distempel pd kertas).

Kedatangan III (ambil passport)
Sesuai dgn judulnya, tahap ke 3 adalah pengambilan passport. Jgn lupa membawa tanda terima selama mengurus passport. Setelah diterima, petugas meminta utk difoto-copy 1 rangkap (biaya Rp 1rb). Beres dah.. passportnya udah bisa langsung distempel dari negara2 tujuan..
Namun, kalo anda masih berhalangan dalam pengambilan passport, carilah tgl yg cocok karna pihak imigrasi memberikan batas 3 bulan setelah tgl pengambilan yg tertera pd kertas. Lewat dari batas tsb passport akan digunting.

Summary: Total cost: Rp. 276rb, lama pembuatan 9 hari kerja (terhitung mulai tahap 1 sampai 3), waktu yg dihabiskan tiap tahap: 1/2 hr utk tahap 1 dan 2, kurang dr 1/2 hr utk tahap 3. Apakah ribet? Tidak sm skali asal dokumen lengkap dan sabar.

Karna pada dasarnya anda memakai jasa pribadi dan saat di tkp anda merasa binggung dan ragu2, tanyakan saja pd petugasnya atw orang lain disebelah anda. Apalagi petugasnya disini ramah dan bersahabat jd gk perlu sungkan.

Once again, thanks for your friendly and making it so easy, immigration office Kemayoran. Ready to go! but meanwhile, Im still waiting for my visa and PR after this.
on 31 October 2009
Jika ditanyakan, apa makanan haram terlezat, maka kujawab, "segala yg dimasak dgn daging babi". Salah satunya ya babi kecap.

Today is the halloween day. Sebenarnya hari ini rencananya mo mangadangi (keluyuran) seharian ke luar kota sampe tengah malam, merilekskan otot yg sudah mulai mati rasa. Secara bulan muda jg, jd sangat mendukunglh ya kan :) Tapi apalah yg terjadi? Jadwal casting diundur. Ceile..mangadangi kale..ha3.. Akhirnya dirumah saja, masak2, nonton, browsing2. Setelah dipikir2, kira2 masakan seru apa yg cocok utk merayakan halloween day ini.. maka tanpa pikir panjang, daging babi menjadi objek percobaan masak minggu ini, mo buat babi kecap yg istimewa, yg fully featured karna kaya fitur tambahan seperti tahu, telur, dan kentang.

Seperi biasa, aku dan lady belanja ke pasar senen dimana daging babi paling gampang ditemukan dan dipilih. Belanja daging babi 1 kg, setelah dipotong2 ternyata banyak jg. Jd akhirnya dibagi 2, 1/2 dikecap, 1/2 nya lg di rica2. Sebelum ke rica2, tadinya mo buat babi goreng pake sambal luar andaliman. Tapi nanti jd tak terasa abisnya. Daging babi jd cemilan, bisa parah. Untuk babi kecap aku lebih suka daging san cam (yg ada lapisan kulit,lemak, dan daging) biar lebih uenak dan berlemak2 gt. Slurrp.. Ok, mari kita mulai, jangan di tunda2. Laksanakan!


Babi Kecap.
1/2 kg daging babi, potong2
kecap manis secukupnya
1/2 siung bawang bombay
2 sdt garam
1 sdt merica
gula merah secukupnya
2 buah bunga lawang, dipecah
1/2 buah pala, haluskan
2 gelas air

Bumbu yg dihaluskan:
5 buah cabe merah
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
6 biji kemiri
2 buah tomat
jahe kira2 1 ruas jari kelingking
lengkuas kira2 sepanjang jari tengah

Biar rame dan istimewa, tambahkan:
2 Tahu sutera, potong2 lalu goreng
3 buah Kentang, masing2 bagi 4
4 butir Telur, bisa di rebus atau dimata sapi

Cara memasak:
1. Tumis bumbu halus sampai harum
2. Masukkan daging dan aduk sampai daging berubah warna agak kecoklatan
3. Tambahkan garam, merica, kecap manis, gula merah dan air, aduk merata
4. Setelah air mendidih, tutup dan ubah api menjadi sedang. Tunggu sampai daging benar2 empuk
5. Masukkan kentang hingga mateng, baru kemudian masukkan tahu dan telur
6. tutup bentar biar bumbu meresap ke tahu dan telur hingga masakan hampir kering.

Sajikan dgn nasi panas2!


Babi Rica-Rica.
1/2 kg daging babi, potong2 lalu ungkep dgn 1 ruas jahe dan lengkuas kemudian digoreng
1 buah jeruk nipis, peras
garam
gula
merica

Bumbu yg dihaluskan:
12 buah cabe merah
3 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 buah tomat besar
1 cm jahe

Cara memasak:
1. tumis bumbu halus hingga harum, masukkan air jeruk, garam, gula, dan merica
2. masukkan daging babi yg sudah digoreng dan aduk hingga merata.

Hemn.. babi goreng saja sudah enak, gimana lg dirica-rica.. Hajar dgn nasi panas2.
Uenak ee..
on 17 October 2009
Ikan Mas Arsik atau bagi orang Batak dibilang Dekke Na Niarsik adalah makanan asli Batak yg biasanya disajikan ketika acara adat. Tapi kali ini disajikan karna lagi merindu dgn masakan rumah di kampung. Kalau Sabtu seminggu yg lalu masak Ayam Semur, maka Sabtu nan cerah ini aku sm Lady mau coba masak Ikan Mas Arsik.

Hemn... Selalu ada yg pertama untuk mencoba sesuatu, dan secara teori biasanya hasil dari percobaan pertama tidak sesuai dgn ekspektasi pelakunya. Namun, jgn percaya dulu dgn ungkapan tsb karna percobaan Ayam Semur minggu lalu sukses loh. Tapi, apakah percobaan Ikan Arsik ini akan mengikuti jejak si Ayam Semur? Mari Kita coba..

Lady, sbg juru masak, dgn gayanya..

Sabtu pagi sebelum belanja ikan mas dan bumbu2nya di pasar Senen, kita joging dulu di Monas. Sekitar pukul 07.30 matahari sudah semakin teriknya dan badan ini sudah mengeluarkan cukup byk keringat, barulah kita cabut ke pasar Senen. Menyempatkan sarapan pisang goreng panas, trus abis itu mulai beli ikan mas dan bumbu pelengkapnya. Disela2 belanja di satu kios, eh..ketemu spaghetti toba a.k.a mie lidi a.k.a mie gomak. Jadilah dibeli sebungkus buat dimasak kuah tauco besoknya (Minggu).

Mengenai ikan mas, setau saya nih, kalau memilih ikan mas, pilihlah ikan yg postur tubuhnya proporsional, artinya kepala tidak terlalu besar atau terlalu kecil dibandingkan tubuhnya, sebab ada ikan mas yg kepala kecil, punggungnya terlalu meninggi, dan kebagian ekor semakin kecil. Karna ikan mas selalu dijual secara hidup2, pilihlah yg masih gesit kalau ditangkap, menandakan ikan itu sehat. Ribet ya.. Trus jgn lupa bilang ke penjualnya.. "yg banyak telornya ya.." :D Oh ya satu lagi, kalo gk mau repot, bilang aj biar disiangin (dibersihin dan dipotongin) ditempat.

Daniel, sbg juri penilai, dgn gayanya.. he3

Setelah semua bahan dipastikan sudah dibeli, maka langsung menuju ke tkp. Mari kita mulai.

Bahan2:
- Ikan Mas 2 kg ukuran sedang. Setiap ekor dipotong menjadi 3 bagian
- Kacang panjang 250 gram, potong2 agak panjang. Bisa juga dicampur bawang batak. It's up to your taste.
- asam potong/asam glugur secukupnya
- kincung muda 1 buah, diiris
- tomat 1 buah, potong 4.
- garam secukupnya

Bumbu halus, blender menjadi satu:
- kunyit 2 buah kira2 sepanjang jari tengah
- jahe kira2 1 ruas ibu jari
- andaliman 100 gram (kalo mau lebih getir, boleh ditambah)
- kemiri 100 gram
- cabe merah kira2 50 gram, sesuai selera
- tomat 1 buah
- bawang merah 8 siung
- bawang putih 4 siung

Alas:
- lengkuas 100 gram, geprak
- sere 5 batang, geprak

Cara memasak:
1. Siapkan kuali, letakkan lengkuas dan sere dipermukaan kuali sebagai alas kemudian susun potongan ikan mas diatasnya. Alas ini gunanya selain sebagai bumbu penyedap, juga menghindari agar ikan tidak lengket/gosong di kuali.
2. Siram ikan mas dengan bumbu yg telah dihaluskan kemudian tambahkan air sampai ikan benar2 tenggelam dan bumbu merata. Beri garam secukupnya.
3. Nyalakan api, tunggu sampai air mendidih.
4. Setelah mendidih masukkan asam gelugur dan kincung.
5. Biarkan mendidih 10 menit kemudian masukkan kacang panjang dan tomat yg dipotong 4 kemudian tutup.
6. Pastikan api dalam keadaan sedang, dan biarkan air sampai agak kering, bcoz arsik means air mengering.
7. Siap utk disantap, hidangkan dgn nasi panas.

Masakan telah mengering, siapkan piring segera..!


Segera santap dgn nasi panas gak pake lama.

Rasanya...Heeemmnn...top margotop! Sangat tidak mengecewakan. Berani diadu sm lapo tondongta dan lapo2 yg lain. Sumpeh, gak ngarang.
Oh ya, ikan mas arsik kalo gak habis *masa sih gk habis?* bisa digoreng lg dan rasanya.. aduh gak tanggung. Nasi panas 2 piring jg bisa diembat.
on 24 June 2009
Mo berbagi cerita tentang service delivery Pizza Hut yg patut diacungi dua jempol.
Dua jam yg lalu aku pesan 2 pan large pizza; Quadza dan Black Pepper Chicken di Pizza Hut Atrium Senen. Pizza2 ini adalah oleh2 buat kakaku yg akan dibawa oleh lae ke Kupang. He3..Jauh sekali perjalanan pizza ini mulai dari Jkt ke Sby lalu ke Kpg. Maklum tak ada pizza di Kupang.

Karna berhubung aku gk sempat ngantarnya ke Pulo Mas, kediaman laeku, maka ku pikir mending ku deliverikan aj. Kubayar dulu lalu ku minta agar diantarkn. Sesampainya disana..

Kasir: Bisa saya bantu, pak?
Aku: Saya mau order pizza disini tapi nanti diantar boleh?
Kasir: Boleh pak, ke mana alamatnya?
Aku: Ke Pulo Mas.
Kasir: Maaf, layanan delivery kami tidak sampai ke sana, pak. Tapi saya bisa transferkan order bapak ke Pizza Hut Cempaka Putih, karna itu daerah mereka.
Aku: lalu bayarnya gimana?
Kasir: Bapak bisa bayar disini. Nanti mereka yg antarkan.
Aku: Hemn.. *bagus jg sistimnya. Pesan dan bayar di Jakpus, yg nganter di Jaktim*
.
.
Kasir: Ditunggu disana sekitar 30 menit ya pak. Waktunya 15 menit dimasak, 15 menit pengantaran. Kalau ada sesuatu hubungi aja no telp PH Cempaka Putih.
Aku: Ok, thanks.

Sudah 30 menit lebih berlalu, aku mau memastikan kalau pizza sudah diantar ke tempat. Dan ternyata pizza yg diantar delman (delivery man) satu ukuran large (Quadza), satunya lg ukuran medium (BPC). Aku sempat kecewa, aku langsung menghubungi pihak PH Cempaka Putih untuk klarifikasi. Manegernya minta maaf atas kesalahan tsb, dan sebagai gantinya, dia mengirimkan 1 pan medium BPC secara cuma2, bahkan no fuel surcharge. He3..pinjam istilah AirAsia. Jadi total ada 3 pizza yg diantar. Lumayan jg ada 1 pan untuk dinikmati bersama.

Thanks Pizza Hut. Servicenya mantap.