Showing posts with label Celebrations. Show all posts
Showing posts with label Celebrations. Show all posts
on 08 February 2010
Demikian lamanya aku menunggu moment ini dari clientku yg super sibuk abies and unpredictable. Akhirnya entah angin apa yg berhembus, siang ini pun peristiwa yg kutunggu2 dilangsungkn dgn serentetan acara. Pengetukan palu menyatakan secara resmi bahwa 3 project berakhir sudah. CLOSED! Tok..Tok..Tok.. *dance*. Setelah presentasi dan diskusi relax yg dihadiri oleh para managerial, sales, dan user itu sendiri berakhir, maka inilah saatnya membuka chapter baru, yg pastinya tantangan baru.

(disela-sela rapat masih sempat jepret2 via bb, tampak managerial team)

Sebenarnya aku sudah mulai merasa datar dgn semua ini, while somehow it's perfectly save in this situation. You know.. Semenjak statusku berubah menjadi BA merangkap consultant di project ini, 50% kerjaanku hanya analisis and design, 20% coding, dan sisanya..? Ya benar sekali.. documenting. Menjadi seorang BA tak seperti consultant tahun yg lalu karna masalah detail teknis bukan lg menjadi urusan. Dua bulan terakhir ini, ketika product sudah UAT Signed-Off, rutinitas mulai berada di titik normal (baca: santai). Sangkin luar biasa normalnya, aku bahkan masuk jam 10 pagi dan karna clientku adalah perusahaan dibidang manufaktur dgn SOP pulang jam 4 sore (ya anda tidak salah baca), mau tak mau dgn berat langkah kaki ini terkadang cabut jm segitu (lewat dikit). Lokasi kerja yg klw terpeleset saja dari rumah sudah sampai (baca: dekat bgt). And fortunately, they also provide good lunch, free parking, free wi-fi. Sungguh indahnya profesi ini.. Cost reduction besar2an.

(tampak sales team and user)

Acara closing project berakhir pas sebelum jam makan siang. Timing yg tepat sekali. So what's next boss? Dgn lancarnya si bos mengatakan, "You will have Hyperion trainning soon, and you will join my team as soon you got it". Hem.. *berhenti mengunyah sesaat*. Ia-kan ajalah dulu siapa tau trainingnya di Singapore.. *Singapore?? Mimpi!* Walau dalam hatiku, Hyperion?? Well, this is most likely BI tools. Yeah back to school again, belajar lg..belajar lg.. After Informatica, soon will get Oracle Hyperion, which is a new stuff for me. Entah makhluk jenis apa pun itu, yg jelas pasti berguna, both for me and company that employs me.
Well this is again a new challange. Oracle Hyperion, can't hardly wait to know u!

Thanks to my boss. Though you sometimes sucks, but I cannot deny that this achievement could be achieved bcoz you entrust me to do it.
on 10 January 2010
(Just a view minutes after birth)

Dua hari yg lalu, tepatnya jam 9 pagi bereku (ponakan dari saudariku, red) lahir melalui caesar di RS Vita Insani, Siantar. Suasana sukacita sangat kentara terlebih setelah bayi laki2 dgn berat 3.3 kg lahir dgn kondisi sehat. Walaupun pasca persalinan ibunya sempat mendapatkan pertolongan serius, namun berkat kuasa-Nya semua itu dapat dilewati. Kini, mereka (ibu dan bayinya) berada dalam keadaan sehat.

Ini adalah kelahiran ketiga. Tangisan pese2 (bayi, red) kembali meramaikan suasana rumah setelah hampir dua tahun vacum. Abang dan Kakaknya, Michael dan Agatha, pun demikian dulu karena mereka jg kelahiran siantar. Walaupun mereka (selama ini) bermukim di Kupang, jika setiap menyambut kelahiran pastilah pulkam ke rumah opungnya sekalian meramaikan perayaan Natalan dan Taon baru. "Met Natal ya, pung..", katanya.

Sudah ramai tambah ramai
Pernah mengalami ada pese2 di rumah? Bangun pagi bisa lebih awal karna si bayi sudah tangis minta bermain (mau gk mau terpaksa, emang begitulah). Dan seisi rumah akan berlakon kekanak-kanakan yg mudah tersenyum apalagi setiap berhadapan dgn bayi (ya ialah ini udh jelas). Bertambahnya isi dapur seperti terdapatnya bubur2an, perlengkapan susu, ketersediaan air panas, dll. Sampai suasana kain jemuran yg selama ini dihiasi jeans dan baju2 dewasa, sekarang ada pendatang baru, kain2 putih yg berukuran super mini milik si baby. Ya begitulah idahnya mar-pese2 (memiliki bayi, red).

(Agatha and Michael, the latest pic I shot)

Si ucok merupakan hadiah tahun baru bagi kami. Orangtuanya mendapatkn 1 baby lg. Michael dan Agatha mendapat 1 adik, Opungnya dapat 1 pahoppu (cucu) lg, Tulangnya (pamannya) dapat 1 bere lg, maktuanya (bibinya) dapat 1 anak lg.

So.. Welcome to the World New Year's, bere.. Yeah.. still a New Year.. can u feel it?
on 24 December 2009

Mom..
Hari ini hari jadi mu
Aku tak pernah memasang reminder utk mengingat itu
Jika permulaan Desember tiba
Aku hanya mengingat akan ada Natal jg ada ulang tahun mu
Itu sebabnya aku berusaha pulang setiap tahun sebelum Desember 24
agar bisa merayakan ulang tahun mu sekaligus perayaan malam natal kita sekeluarga di rumah

Mom..
you are my hero, my super mom
Kau bersedia meneteskan air mata hanya utk melihatku bahagia
Tersenyum walau sebenarnya bagi mu itu sulit
Tampaknya kau dapat melakukan hampir apasaja
Kau sudah rela berkorban sangat banyak mom
Aku menyadari itu
Itu semua kau lakukan hanya utk memberikan yg terbaik bagiku

Did you know mom..
kaulah wanita yg paling ku kagumi
tidak ada satupun di dunia ini yg bisa merubah rasa cinta dan sayangku pada mu
Everyday I pray for you
for your health and safety for every step you take
Membuat mu bahagia, tersenyum
Membawakan mu kue dan mencium pipi dan kening mu
dan mengatakan "Happy birthday mom, I love you"
adalah suatu kebahagiaan yg berharga buatku

Lima puluh lima tahun kau telah menapaki perjalanan yg panjang
Semoga tahun depan kita masih bisa merayakannya lg
Tuhan dengarkanlh permohonanku
Aku sangat berterimakasih pada MU telah memberikan ibu yg luar biasa padaku
Aku begitu diberkati mendapatkan ibu sepertinya

Happy Birthday Mom.. and Merry Xmas..
from the deepest of my heart I do really love you..
and love you so much..


I love you more than you know
God bless you mom.. and our family..

Specially Dedicated to my lovely Mom
on 15 June 2009
Setiap mahasiswa/i pasti menunggu saat2 akhir masa studi mereka yaitu wisuda. Demikian halnya aku dan para wisudawan/wati Binus University yg diwisuda seminggu yg lalu di JHCC. Seminggu sudah aku menyandang gelar baruku, S.Kom (previously A.Md). He3 naik pangkat. Rasa bangga bercampur sedih sudah lama tak muncul setelah wisuda A.Md tiga stengah tahun yg lalu. Bahagia betul rasanya ketika giliran nama lengkapku dipanggil, dan kemudian oleh dekan, tali pada topi wisudaku itu dipindahkan ke kiri. Semua keringat, kerja keras, dan pengorbanan selama dua tahun terbayar sudah. Aku tak bisa menyangka bahwa semuanya bisa dilakukan dgn sendiri. Thank you God, for the blessing.

Masih kental diingatan, bagaimana harus mengejar waktu sehabis pulang kerja langsung menuju kampus selama 6 hari seminggu (Senin-Sabtu). Telat, keringat, dan macet tak bisa dihindari lg. Tiba di kosan antara jam 9pm-10pm. Makan malam pun terpaksa jam2 segitu jg. Belum lagi mandinya. Jangan ditanya gimana kalo ada kerjaan lain, pastilh dilakukan tengah malam ditemani alunan hardrock fm (ada lg yg lebih larut dari ini?). Tidur jam brp.. trus bangun jm brp? Masa2 capek itu sudah dilalui semua.

Nah, sekarang rutinitas itu sudah gak ada. Wisuda sudah digelar. Specially, aku mengundang mama dari kampung untuk menyaksikan wisudaku. Tante, kakak, dan sodara2ku yg di Jakarta juga turut serta. Karna aku mengundang belasan orang maka tentu harus bertanggungjwb donk.. resepsinya juga harus diatur secara apik. Repot juga kalo mo buat resepsi yg di organize sendiri. Biar gk kecewa, harus survei satu per satu. Pemilihan tempat, suasana yg hangat, service, dan yg paling penting menunya setidaknya mengandung babi hong dan baikut. Trimakasih untuk kakakku (mami Michael) yg membantu mereferensikan tempat.

Di tempat yg sama, Lady juga membuat resepsi bersama keluarganya. Dan akhirnya sebuah acara syukuran diadakan di sebuah resto chineese food jam 6pm-9pm di Kelapa Gading. Sehabis makan malam, semuanya langsung menuju foto studio yg seharusnya dilakukan sebelum makan malam. Walaupun mata sudah sayu dan wajah berminyak2, gak jd masalah kalo sudah giliran berfoto. Acara hari itu berakhir sekitar pukul 11pm. It was a great moment in history! Thank you everyone.

Q: Kapan nih naik pangkat selanjutnya?
A: Doakan saja.. :)
on 19 May 2009
Untuk kedua kalinya ku bersama Lady tour ke Bali. Ya..Bali lagi, Bali lagi.. Thema tour kali ini adalah "Enjoying Bali with a brand new age!". Kami merayakan ultah Lady di Bali, yg jatuh pada tanggal 16 May. Tour ini sudah lama direncanakan karena giliran ultahnya tahun ini harus dirayakan di Bali karna tahun lalu di Bandung. Kalau giliranku dua tahun yg lalu sudah mengambil tempat di Bali. Jadi setiap ultah biasanya kami merayakannya dgn tour yg mengasikkan. Kami tour di Bali selama 3 hari, sedari Jumat (15) hingga Minggu (17).

Berangkat dari Jakarta pukul 6.30 wib dan tiba di Denpasar pukul 9 wita. Bergegas menuju bilangan Poppies II, tempat hotel2 ekonomis, untuk mulai mencari tempat penginapan yg bagus. Tidak perlu terlalu mewah asal bersih dan standar karena hanya digunakan sbg tempat istirahat saja. Setelah hunting beberapa hotel yg ada pada list, kami menemukan penginapan yg cukup murah seharga Rp.100K per malam. Jauh lebih murah dibandingkan dua tahun yg lalu yg mencapai harga $40 semalam (Ya jelas aja hotel berbintang di pesisir Kuta pulak). Ambil 2 kamar untuk 2 malam dan langsung sewa motor seharga Rp.50K sehari.

Rute perjalanan kami ada dibawah. Siapa tau saja ada yg mau mencoba dgn rute tour tsb. Saran saya, kalau jalan2 di Bali sebaiknya menggunakan sepeda motor, lebih asik dan cepat trus gak ribet kalau nanyak2 arah. Karna untuk bertanya pd penduduk disana sebaiknya harus turun dari kendaraan, matikan mesin, dan bertanyalah dgn sopan. Kalau gak, ya bisa dicuekin atau diberi arah yg salah. Kalau jumlahnya sudah lebih dari 6 org ya mending sewa mobil aj dan klw bisa sih ada yg bisa nyetir biar gk terlalu mahal.

Tour Day I:
1. Garuda Wisnu Kencana Cultural Park (GWK), Ungasan.
Di Taman Budaya GWK terdapat patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yg sedang menunggangi burung garuda. Patung ini dalam tahap pembangunan. Saat ini masih Kepada dan badan Dewa Wisnu, tangan, dan kepala burung garuda, yg semuanya masih terpisah. Jika selesai sesuai dgn miniaturnya, maka akan menjulang setinggi 128 m dan merupakan yg tertinggi di dunia untuk kategori Statue. Tempat ini direncanakan sebagai sebuah landmark/maskot Bali. Selain itu juga, terdapat pementasan lain seperti Fire Kecak, Balinese dance, Barong, Joged Bumbung, dll. Terletak di perbukitan kapur yg disulap menjadi sebuah bangunan raksasa dgn arsitektur mengagumkan dgn view yg menawan seperti Pantai Kuta & Jimbaran di kejauhan, Airport Ngurah Rai dan Pelabuhan benoa. 
Berkeliling GWK akan membuat kita takjub. Aku baru menyadari teryata mereka memotong2 bukit menjadi pilar2 raksasa ala bangunan di mesir, tapi tetap dgn style Bali. Memotong2 bukit?? seperti memotong keju aja. Edan! Apapun perjalanannya di Bali, belum lengkap kalau belum ke GWK.

2. Jimbaran
Ditempat ini cuma shoping sun glasses. Abis terik bgt, gak tahan apalagi pake motor kenceng melawan angin..mata bisa nangis2 sampe2 di tujuan. Jimbaran terkenal dgn makanan seafoodnya pada malam hari di pesisir pantai Jimbaran. Pengen nyoba tapi gak sempat karna pulang dari Uluwatu sudah kemalaman. Oia, Kalau mau tanya lokasi "Pantai Dreamland", penduduk disini kurang paham jd sebut saja arah ke Pecatu.

3. Pantai Dreamland, Pecatu.
Pernah dengar pantai ini sebelumnya? Inilah pantai terindah sesungguhnya menurutku di Bali. Pantai pasir putih yg dikelilingi oleh tebing2 yg menjulang tinggi dan dikelilingi batu karang yg besar di sekitar pantai. Dreamland yg terletak di areal Pecatu Graha, tidak begitu ramai wisatawan lokal, banyak diminati oleh para wisatawan mancanegara apalagi yg hendak surfing karna ombaknya yg tinggi. Disini banyak cewe bule yg aneh (atau apa aku yg gak biasa ya?) yg berjemur/renang sambil telanjang dada. Tapi bukan itu intinya, view pantainya yg beda bgt dgn pantai lainnya. Asli keren abis bok.

4. Pura Luhur Uluwatu, Uluwatu.
This is the last stop for today. Daerah yg letaknya dibagian paling selatan pulau Bali (ujung bawah). Pura yg terletak di ujung tebing batu karang yg terjal. Di pura ini monyet2 jahil bebas berkeliaran, yg konon merupakan para pengawal pura. Jadi kalau tidak mau dirampas oleh si monkey, terlebih dahulu simpanlh benda2 seperti kacamata, topi, kupluk, ikat rambut, bandow, dll. Coba liat gambar bagian kiri di bawah, ada sekelompok turis yg sempat terganggu karna topinya diambil sm si monkey. Sebelum memasuki area pura yg dijaga kesuciannya ini, bagi pengunjung yg mengenakan celana/rok pendek, disediakan kain sarung dan selandang untuk dikenakan. Sedangkan untuk mereka yg bercelana/rok panjang cukup diberikan selendang.
Ketika matahari akan terbenam, kami menyempatkan menonton pergelaran tari kecak dan sankin bagusnya, posisi theatrenya di set langsung menghadap ke sunset. Betul2 tempat yg memiliki daya tarik keindahan tersendiri sehingga pantang terlewatkan.

Tour Day II:
1. Kuta
Jika anda menginap di daerah sekitar Kuta, maka pantai Kuta sudah menjadi view sehari2. Pantai tempat bule2 berjemur, surfing, renang, joging, dll. Di daerah ini banyak bule2 berseliweran. Sankin ramenya bule, mungkin anda yg baru pertama kemari merasa tidak seperti berada di indonesia. Ha3, hiper. Tempat ini ramai mungkin karna aksesnya yg dekat dengan airport, hotel2, resto2, dan tempat2 hiburan lainnya seperti waterboom, bungy, tatoo, dll.
Oia, tempat makan di Kuta tidak semuanya mahal. Ada yg murah letaknya di sekitar Poppies II, makanan indonesia cuisine sehingga gak heran kalo pelanggannya are mosly bule2 backpaker.

2. Nusa Dua - Tanjung Benoa
Nusa Dua sendiri adalah tempat hotel2 elit bermuara, dan pantainya biasa2 saja. Sedangkan Tanjung Benoa adalah tempat rekreasi water adventure. Sebelum mencapai tempat ini, banyak calo yg menawarkan paket2 wisata water adventure. Sayangnya kami kurang berminat secara baru2 ini ada turis asing yg kena musibah sampe ninggal.

3. Denpasar
Hari ini janjian sama lae (abang ipar)ku untuk makan siang di Denpasar. Cari2 tempat makan yg bisa buat puas (abis udh laper bgt), akhirnya kita makan seafood di ChiCha di jln Teuku Umar. Kami pesan Gurame goreng asam manis, Udang goreng saus mentega, Cumi goreng telur asin, Ayam goreng saus inggris, dan Capcai goreng seafood. Semuanya porsi besar padahal yg makan cuma 3 org.
Cerita punya cerita, Juli ini laeku dan keluarganya akan hijrah ke Bali karna dia dipindah tugaskan dari Kupang. Muantaplah, jadi lain kali sudah mudah kalo bawa keluarga jalan2 ke Bali.

4. Pura Tanah Lot.
Pura paling indah, yg berdiri diatas batu karang yg dikelilingi oleh air laut. Kalo air pasang, pura ini lebih indah lagi. Kebetulan waktu kami datang kesini, airnya pasang jadi bagus bgt viewnya. Harga2 ditempat ini relatif mahal termasuk cafe2 di puncak dekat pura tanah lot. Jadi kalo mau melihat pura lebih bagus lg dgn view tampak atas, pesanlah sesuatu di cafe tsb. Kami ditemani laeku berwisata ditempat ini. Ini salah satu tempat yg wajib dikunjungi di Bali.

5. Seminyak
Sepulang dari Tanah Lot, sengaja lewat seminyak, tempat butik2 yg wah. Tempat ini kurang ramai, cuma ada beberapa turis asing. Sepanjang jalan Seminyak, berjejer butik2 keren tapi gk ada satupun yg dibeli. Ha3. Shopping window doang! Makasih ya.

Tour Day III:
1. Shopping at Joger
Kalo di Jogja ada kaos Dagadu, maka di Bali ada kaos Joger. Tak lengkap oleh2 Bali tanpa kaos joger, yg penuh dengan design yg kreatif dan kata2 yg kocak. Kami menyinggahi tempat ini sehabis ibadah di gereja GPIB Ngurah Rai. Karna tempatnya cuma 1 (gk punya cabang) dan bukanya dari jm 11-18, jadi suasananya ruame bgt. Kalo mo belanja lebih murah lg disini, usahakn pas masa2 ultah (H-1, H, H+1). Tinggal tunjukkan KTP, dijamin dapat diskon 10%. Kreatif kan jualannya. Nah, karna lady ultahnya kemarin, maka kami juga kebagian diskon. He3. Disekitarnya juga banyak ditemukan oleh2 khas bali seperti kacangm koro, salak, dsb.

2. Pura Taman Ayun, Mengwi.
Dalam bahasa Bali kuno artinya "Kuil di tengah taman yg indah". Pura dengan ciri khas atap Meru (atap bertingkat2), dikelilingi kolam yg menyerupai cicin. Kerajaan Mengwi yg membangun pura ini sekaligus merupakan nama daerahnya. Pura ini termasuk situs warisan budaya yg termasuk di daftar UNESCO loh. Walaupun agak jauh, tapi semuanya terbayarkan setelah melihat keindahan tempat ini. Anehnya, orang2 yg datang kemari pasti berbicara dengan suara berbisik. Apa karna terbawa suasana ya? "Wow.. it's so beautiful" (dgn suara berbisik)

3. Ubud
Sebelum ke Ubud, rencananya mo singgah ke Bedugul melihat danau dan pura disana, tapi karna sepertinya cuacanya tidak mendukung (seperti mau turun hujan), maka kami memutuskan untuk ke Ubud saja sekalian mencicipi babi guling bu Oka, yg terkenal itu. Sesampainya di Ubud, malang sungguh nasib kami, rumah makannya sudah tutup karna habis. Padahal masih sekitar jam 4 sore. Kami hanya mengitar2i Ubud yg penuh dengan hawa yg adem ini. Ada monkey forest, dan banyak kerajinan dan kesenian ditemukan, salah satunya adalah pahatan. Kita beli satu, tapi bukan didaerah ini, muahal.
Inilah perjalanan terakhir dari tour ini. Dari Ubud, perjalanan menuju Kuta ditempuh kurang lebih 1 jam, nyasar sampe melewati pasar seni Sukawati.

Setelah sampe Kuta, sepeda motor pinjaman pun dikembalikan. Kami masih menyempatkan makan malam di Kuta sebelum menuju airport. Jam menunjukkan pukul 8pm. Waktu menanti perbangan malam cukup lama, jadi sempat tidur2an di executive lounge Mandiri sambil menikmati kudapan2 disana. Sampai di Jakarta langsung tidur karna besok masih harus kerja. Tapi masih berasa suasana Bali saja.
on 30 April 2009
Pagi2 sekali kamarku sudah digedor-gedor Bernad. Tok..tok..tok..tok.. "Nieng.. nieng..buka!", Gedoran tangannya menunjukkan sepertinya sesuatu yg mengagetkan sedang terjadi. Tersentak aku langsung bangkit dari tempat tidurku dengan mata yg masih susah terbuka dan membukakan pintu. 
me: "Adapa, Gos?"
him: "Semalam siapa yang terakhir masuk, kau ya? Ada motor yang hilang dibawah!"
me: "Ha, motor hilang? Motor siapa?" Aku gak merasa curiga, karna dulu pernah kejadian seperti ini. Bener2 hilang.
him: "Tenggok aja dibawah!"

Setelah kaki kanan ku baru sekali melangkah, tiba2 terdengar nyanyian "Happy birthday to you.. happy birthday to you..", dari jarak 1 meter. Eh, ada Lady lagi megang tart cokelat dengan lilin yg dinyalakan. Owh.. I feel so honoured. Thank you semuanya for giving me this really wonderful surprise, especially to Lady, yg sudah men-setup ini semua. I am so excited walaupun dengan ekspresi yg masih 'sadar gak sadar' alias masih ngantuk. Perjuangan bangun jam brp buat datang kemari, Lad? Setelah lilinnya dihembus, tartnya langsung dipotong-potong dan dibagikan ke semua temen2 di kosan. Thanks ya buat semuanya..
Kebetulan sekantor dengan Bernad, jadi hari ini kami makan siang bareng di Pho 2000 yg berlokasi di PIM. Makanan ala Vietnam yg trully aneh tapi tempat ini rame bgt. Kami memesan mie kuah seafood (large portion) dan bakwan kentang isi udang. Paduan rasa mie kuah berwarna merah yg asam2 pedas plus sayuran2 yg masih mentah dan seafood yg setengah mateng. Sudahlah, santap saja, sudah diorder dan sudah ada di depan mata.

Malamnya, aku merayakannya bersama Lady dengan makan malam sederhana di SKS (Sate Khas Senayan). Harusnya cita rasanya lebih normal di lidah karna kuliner indo, tapi gak tau kenapa gurame asam manisnya tidak seperti biasanya. Sayur tahu telornya apalagi. Mau nambah order mubajir karna yg ada di meja saja tidak habis. Dari semua menu yg diorder, hanya tahu kipas memiliki rasa yg lumayan. Hemn.. mungkin sebaiknya kalau mau makan2 enak itu tidak pada hari kerja. Hubungannya?

Dengan tak melupakan segala ucapan syukur dan terimakasih atas kejadian hari ini, Thanks God for this day. Tak Terlupakan juga, Thanks to mom, brother and sisters. Thanks for the calls. Semoga doa2nya bisa terkabulkan ya..

Hari ini Tuhan juga masih memberiku harapan baru dan perpanjangan 1 (satu) tahun lagi, dan aku dapat merayakannya dengan sehat jasmani rohani.
Thank you so much God, It's only once a year.
on 26 March 2009
Hari ini ada rencana traktir sepupuku, Riris, di Ce Wei BBQ Restaurant di Wisma Darmala, Sudirman. Kami dine berempat, ada Lady dan Oni. Tadinya pengen ke bilangan Kelapa Gading mengecap sea food, namun karna mo ganti suasana ke nuansa Chinese dan hasrat untuk mencoba roasted pork nya yg tersohor itu, maka Ce Wei dihunjuk sebagai dining place.

Dengan amateur taxi driver, yg hare gene gak tau Wisma Darmala-Sudirman, kami pergi kesana. Sempat kesal sih, bawa taxi kacau banget. Padahal tuh taxi biru harusnya punya driver yg pengalaman. Sekitar jam 6.30 pm akhirnya kami sudah sampai ke TKP. Suasana Chinese sangat kentara dengan tulisan2 cina dan lampion yg bergelantungan. Tapi anehnya, waitressnya gak ada satu pun yg pake kostum cina. Begitu masuk, kami disambut dengan ramah dan langsung dipandu ke sebuah meja coklat dengan bahan kualitas tinggi yang menunjukkan kelasnya. Penggunjungnya ramai dan cuma kami berempatlah yg tidak bermata sipit dan berkulit pucat. He3.. sempat jd pusat sorotan.

Setelah melihat-lihat menu ala carte, kami memesan roasted pork alias babi panggang merah yg gurih manis, pecking duck yg gurih empuk, hot pan yang berisi variasi seafood dan telur dadar, asparagus saos tiram, dan ikan kerapuh pake tahu yang manis2 asem. 

Sambil menunggu pesanan diantar, si waitress menhidangkan "pickle" sebagai kudapan pembuka. Pickle ini adalah singkong yg berasa manis-asam-asin-pedas. Tp karna sudah tau kalau pickle2 ini akan dibayar, maka langsung ku suruh untuk diambil lg. Begitu jg dengan tisu basah yg diletakkan di meja, dianjurkan utk tidak digunakan karna akan dicharge. Untung sudah tau duluan trik2 nya si ce wei. He3.

Order list dicetak tapi yg tertera detail harganya cuma roasted pork, dan kulihat pesanan pork 500 gram, dan untuk harga 1000 gram nya 650 ribu. Sempat "gubrak" juga sih, Is it so expensive? Emang porky nya kek apa sih? Akhirnya menunya datang satu per satu memadati meja kami dan semuanya melambai-lambai sambil berteriak minta dirasai. Semuanya maknyusss!

Sambil bercerita-cerita kami menikmati hidangan enak itu. And slowly but surely akhirnya makanan pun habis. Wah sampe full isi perut, mau meledak rasanya. He3.. hiper sedikit. Sesaat sebelum pulang, bill nya pun diminta. Wew.. tp untungnya ada promo dari CC BCA 50% off. Tinggal swipe.. jadi seharga makan di seafood ayu deh.

Karna besok masih masuk kerja, gak terkena cuti bersama, kami pun langsung pulang. Sampai di kosan Lady sekitar jam 9, itu pun masih lanjut bercerita lagi. 
on 09 March 2009
Setelah aku resmi lulus S1, walaupun belum diwisuda, I've a plan to take a bigger challenge and to grow my career. Few days ago, I took an interview session in one IT consultant from SG. Gak tau kenapa suasana saat itu, aku begitu deg-deg'an nya ketika harus dihadapkan dengan tiga orang interviewer, dua diantaranya adalah India dan satunya lagi Indo. Mungkin karna sudah gak pernah lagi interview ya, apalagi pertanyaannya pasti technical bgt. Duhh hari gini masih bahas technical? kayak fresh grad aja. Selama proses interview, agak susah menangkap aksen si India bila ngomong Inggris, begitu cepat namun kedengarannya semua sama. Ini India dari belahan mana sih? Namun, tanpa disadari juga, aku bisa nyambung dengan mereka. Sampai pada akhirnya kami semua dalam ruangan itu bisa tertawa dengan lepas.

At the end of the session, kamu tau apa pertanyaan si India? "Are you Christian?" Ha3.. *pikirku dalam hati* Orang India rasisme juga ya. Langsung ku jawab, "Yes. I am Protestant". Ku kira pertanyaan OOT sampai disitu saja. Kemudian disambungnya lagi, "At what church do you used to go here?" Kujawab tanpa pikir panjang, "HKBP". "HKBP? What kind of church is that?" "A protestant batak church", jawabku singkat (gak tau lagi mo ngomong apa). "Oo.. So you are batak?" Ya ialah, masa chinesse (ini gak mungkin diucapkan...he3). 

Akhirnya dia ngomong, "I will let you know the result by today. If my assistent do not call you till 6 pm, it is mean that you are rejected for the first session." Kemudian dia menuntunku keluar dari ruangan. Direct statement kayak gini aku lebih suka dibandingkan dengan harus muluk2 mengatakan, "kami akan menghubingi anda paling lama 2 minggu".

Sore harinya, sekitar pukul 5, di hp ku terdengar nada panggil. Aku yakin bgt kalau ini merupakan jawaban dari test yang pertama. Ternyata betul, asistennya mengatur jadwal test berikutnya langsung interview dengan client di Pondok Indah. Client amrik yang brandnya sudah sangat familiar dikonsumsi oleh masyarkat dunia. Coba tebak apa?

Aku memenuhi panggilan itu, dan seperti sediakala aku lagi-lagi dihadapkan dengan tiga interviewer sejati, yang semuanya adalah technical lead. Kali ini aku betul2 dikeramas. It's all about describing the concept, methodology, technical things, and project management. Hanya ada satu keyword dari kebanyakan pertanyaan, yaitu: how. How, how, and how? dan sepertinya penjelasan akan lebih dihargai lagi kalau bisa di gambarkan di white board.

And finally, the last question was, "Do you have microsoft certification?" Ups.. tanpa keraguan kujawab, "I think I will have one." Ha3.. ngomong "nggak" aj susah bgt. Interview kedua memakan waktu kurang lebih dua jam. Seperti biasa, hasilnya akan diberitahukan lewat call. Kali ini keputusan memakan waktu seminggu. And guess what? They are offering me the job. Yes!

The last session is nego. This is what i've been waiting for. Semua berjalan dengan mulus tanpa keraguan. Walaupun ada benefit yang hilang pada masa sekarang, tapi ada benefit lain yang menutupi. Such as..?

Well, I'll take the challenge. Why not, eh? See you in April.
on 03 February 2009
Kemarin merupakan hari yang bersejarah bagiku, ketika aku harus menghadapi Ujian Pendadaran alias sidang skripsi S1. Persiapanku dan Lady begitu singkat. Tidak lebih dari seminggu. Penyususanan skrispsinya sendiri kurang dari tiga bulan.

Hujan deras pagi itu, tidak setitik pun mengalahkan semangatku untuk pergi ke Binus Anggrek, Kebon Jeruk. Sedari malam sampai dengan pagi, hujan deras tak henti-hentinya membasahi alam kota Jakarta. Rencana sudah kutetapkan kemarin malam. Aku dan Lady akan menggunakan taxi, jika hujan tidak kunjung reda. Notebook dan dokumen diletakkan dalam tas ransel, sedangkan pakaian dan perlengkapan lain dibawa dalam tas plastik. Hari itu jalanan macet sekali. Di beberapa ruas jalan kendaraan harus merayap sayap. Sampai pada akhirnya kami memutuskan untuk mengakhiri sewa taxi ditengah2 kemacetan dan hujan deras, dan mulai menapakkan kaki sampai ke Binus. Sesampainya, langsung kucari kamar ganti untuk bersalin dengan kostum putih hitam dan dasi. (Kusadari bahwa payungku hilang disini).

Aku dan Lady langsung menuju ruangan, melatih beberapa bagian presentasi dan setting infocus. Dosen penguji datang dan mulai melakukan pendadaran pada kelompok pertama. Untungnya kami berada kelompok kedua, sehingga waktu persiapan bisa lebih banyak. Giliran kami pun tiba, mempresentasikan hasil analisis dan perancangan selama skripsi. Untunglah perasaan deg-degan dan takut mulai berkurang. Segala proses berjalan dengan lancar sampai akhirnya salah seorang dari penguji mengatakan, "Selamat, Anda Lulus!" Perasaan senang bercampur sedih menyelimuti diriku saat itu. Yes, we did it! Perjuangan kurang lebih dua tahun pun telah selesai. Now What? We are now S.kom, right? Lulus Sarjana Komputer, bukan Sumbu Kompor ya, He3. Demikian nama dan gelar baruku :) 

Daniel H. Sibarani A.md, S.Kom.

Maklum la, agak narsis sedikit. It's bcos I spent many efforts on this. Do you know how difficult it was to share the time and task while working in Jakarta? You need to deal also with your boss and the client where you work with. Besides, if you send yourself to the lecture, saving money to pay for tuition is a must.

Setelah aku resmi diberitakan lulus oleh dosen penguji, berita baik ini langsung diproklamasikan ke semua anggota keluarga. Semuanya ikut senang dan memberikan selamat. Thank you.. Thank you.. Hari itu kami langsung cari makan. Sesuatu yang mengandung "pork".. Ha3..Dasar! Apa hubungannya?

Wisudanya kapan ya? Pertanyaan itu pernah ku lontarkan sebelum sidang. Dengan PeDe nya merasa udah pasti lulus. "Mungkin sekitar bulan Juni, pak". Yah, udah basbang dong ya.. kok sampai selama itu? Wes lah, bisa lulus aja udah syukur.

Special Thanks to my lovely mome, brother, and sisters. You are the great supporters ever. And above all, Thanks to You, God. This is all Your will.
on 17 December 2008

Casa Per Natale

Tak terasa sudah menjelang Natal. Ini sudah minggu ketiga bulan Desember, bulan favorit setiap tahun. Karna selain ada Natal, ada juga Tahun Baru yang datang 6 hari setelah Natal. Dan tak luput pula dengan acara pulkamnya (wajib ini). Kalau udah menjelang Natal, pasti ingat kampung halaman, ingat keluarga, ingat suasana silaturahminya, dan ingat kuliner khas kampung halaman. Bulan ini entah kenapa hari cuti bersamanya cukup banyak, dan baru tahun ini aku pulang agak cepat, tidak seperti 2 tahun belakangan. Untuk itu, biar PUAS rasanya dan suasana holidaynya dapet, semua project-project di kantor harus dilupakan untuk sementara.

Banyak sekali nostalgia Natalan yang kurasakan di kampung sana, sak dari kecil sampe sekarang ini. Kegiatan rutin yang kami lakukan sekeluarga biasanya ke gereja bareng, baru mengunjungi sanak famili. Untuk lima tahun belakangan ini, kami berjiarah ke makam bapak. Dulu, waktu pohon terang (pohon natal) masih ada, di awal Desember kami sudah menggeluarkannya dari tempat peraduannya (atas lemari). Kalo udah begini biasanya kakakku pasti yang paling heppot masang & dekor. Sementara aku berperan sebagai asisten bantu2. Kalo pohon terangnya masih keliatan daunnya (masih polos) kayaknya belum puas rasanya. Sampe semua digantungin pokoknya, barulah agak terasa, apalagi udah hidup lampu2nya. Ha3. Yang paling kuingat juga adalah kartu-kartu natal dari saudara dan teman-teman kita tumpukin di kaki pohon natalnya, dalam posisi berdiri dan terbuka sedikit, biar agak rame gitu. Ha3..Karena kita ga dapet kado ya.. kado-kado imitasi pun dibuatlah dari karton-karton atau kotak sepatu. Sampe susah kalo mau nyapu. Belum lagi lagu-lagu Natal yang juga dikeluarkan dari peradangannya (maklumlah setaun sekali baru dipasang). Kalo mama sendiri sudah mulai repot masak-masak untuk dibagi-bagi ke sodara. Kami juga pasti ikut bantu mengupasi bumbu2nya, membersihkan, memotong2, dan sesekali diarahkan meliat status masakan. Suasana kekeluargaan sungguh terasa.

Dulu kalo malam 31, kami selalu berkumpul ditempat opung untuk mengadakan acara tahun baru keluarga. Sore menjelang malam biasanya rumah itu sudah mulai ramai. Pakaian sudah rapi bersih dan harum-harum. Yang namanya anak-anak paling seneng keramaian apalagi ketemu dengan teman-temannya yang seusianya. Dan mulailah dengan aksinya masing-masing, yang berakhir dengan parbadaan alias kericuhan. Itu sekelumit kenangan Natal dan taon baru di kampung halamanku.

Sayang sekarang kondisinya tidak sama lagi. Selain kakak yang sudah menikah sehingga sudah merayakannya bersama keluarganya, dan kondisi lingkungan tempat tinggal yang sekarang sudah tidak seperti masa kanak-kanak dulu. Tapi makna Natal dan Taon Baru itu sendiri tidak pernah hilang dari benakku.

Season's Greetings for you all.. Hope everyone has a wonderful holiday and Merry Christmas!
on 15 August 2008
"Di sana tempat lahir beta.. Dibuai dibesarkan bunda.. Tempat berlindung di hari tua.. Sampai akhir menutup mata."
Dirgahayu RI ke-63: 17 Agustus 2008.

Mari rayakan peringatan hari kemerdekaan RI dengan bahagia.
Cinta bangsa dan tanah air Indonesia. Merdeka!

Berbeda dengan perayaan HUT RI sebelumnya yg pernah kulihat di daerah asalku, yg hanya sekedar pemasangan bendera merah putih, disini (Jakarta) warga sepenuhnya berpesta bak halnya merayakan hari besar keagamaan. Masa ia sih? Bayangkan coba, malam sebelum tgl 17, yakni tgl 16 malam, warga selingkungan RT-ku mengadakan acara makan malam bersama. Setiap warga hanya diwajibkan membawa nasi dan tikar, sedangkan lauknya sudah disediakan. Begitu jg dengan Rt2 disekitar kami. Walau ada RT yg tidak memyediakn makan berat, hanya makan ringan saja, yg pasti warga berkumpul pd malam itu. Pernah ngalami yg kayak gini? Ya, kalo dulu di kampungku, hal beginian biasanya diadakn waktu menjelang perayaan Natal. Jadi, ada makan siang bersama satu STM (Serikat Tolong Menolong). Udah gitu, sepulang dari acara mereka bersalam2an. Ini kuamati sendiri. Loh kok..? Kayak taon baru aja.. Sementara kaum perempuan dan anak2 pulang, para lelaki mulai menggelar lapak kartu hingga larut malam.

Keesokannya, 17-an, jalan2 ditutup, bahkan jalan besar (jalur lambat) sekalipun ditutup. Tidak cukup lahan utk merayakannya, warga terpaksa menggunakan badan jalan, tanpa perduli kemana arah lintasan kendaraan dialihkan. Mereka mengadakan beberapa perlombaaan sesama warga dalam satu RT, misalnya lomba main futsal, lari goni, engrang, dll. Namun panjat pinang udah jarang kelihatan, padahal ini yg sangat seru. Yang ini (penutupan jalan) betul2 sempat menjengkelkan; putar2 cari jalan keluar. (sing)"Dimanaaa..akan kucarii.. jalan keluarr..seorang diri.." Alaaa..cukup!

Keesokannya, 18-an, suasana bukannya makin sepi malah smakin rame. Ampun betul..! Pertandingannya pake acara to be continued sgala. Malas bgt keluar kalo kek gini. Untung 19 bukan hr libur, bisa2 pawai seharian di jalan ini. Overall, ramenya bukan main!

Again, updated 23 dan 240808:
Seminggu sudah berlalu, pun masih ada warga yang merayakannya. Gelar panggung lagi. Aku justru bertanya sendiri, Ini rasa nasionalis yg tinggi atau kebiasaan tahunan semata?

What a long independence day ya, Indonesia.
on 19 May 2008
Sunday, it was the day. We got rockin' in Bandung. Yeah! Actually the day she was born is at 16th May, that is Friday. But when our activities overblowned and the day is not really adjust, let's go on Sunday coz Tuesday is again holiday. Udah lama bgt rencana ke Bandungnnya kan lad? Akhirnya ya...udah dari kapan2, padahal cuma 2 jam dari Jakarta. Tahun lalu ke Bali to celebrate mine. Pengennya ke Bali lagi sih, to celebrate Lady's, but this month we are quite over schedule. Yang penting travelin dulu lah to enjoy the fresh of 24 years of age.

Then she asked me to Bandung. We tour a day. Okay, started the plan weeks before. Prepare the budget, nanyak2 temen yang sering ke Bandung, dan sedikit surfing di inet. Di Bandung ada apa aja sih? The place to go, the food, the atmosphere, the bus? Well mostly they are saying Bandung is like a shopping center. Not at all. Kita sampe beli camdig 8 mp dengan optical zoom sampe 10x. Walau pada akhirnya pemakaiannya kurang maksimal, ya karna shopping ke factory outlet which is restricted buat foto2. But overall, we ejoy it.


The journey begin! Kami berangkat jm 06.00. Jakarta - Bandung (return) naik CityTrans model fan. Seatnya ada 6, dan dengan ongkos 60 ribu each, lebih dari cukup comfort. Kebetulan tempat mangkalnya itu di belakang gedung kantorku, jadi dekat. Dari rumah naik motor, trus dititip di parkiran gedung kantor, nanti dari Bandung tinggal diambil lagi kalo mo pulang. Betul2 startegis tempatnya. Effortless lah! Selama di jalan ngoceh2, gak terasa udah sampe Bandung.

Di Bandung kemana aja?
Gitu sampe, kita langsung sarapan dan karna kita pergi Minggu pagi, jadi kita gereja di Bandung dulu biar semuanya going smoothly. Trus ke Dago pastinya, tempat bermacam-macam factory outlet berjejer. Semuanya tak terlepas dari pijakan kaki kami. Yakin bgt deh 100%. Bayangin aja dari Dago atas sampe ke BIP on foot. Nyebrang jalan berkali-kali. Betul2 berapi-api. Haha. Sudah betul-betul laper bgt, barulah kita makan, ya di Dago juga. Enak bgt..ya enak la wong udah laper setengah mati.

Abis itu kita ke Cihampelas. Nah, disini itu unik bgt, sepanjang jalan penuh dengan berbagai superhero raksasa yang menghiasi outlet2 untuk menarik perhatian customer. Jualan disini lebih bervariasi; ada pakaian2, makanan2, pernak pernik, dll. Walau pakaian disini gak sebagus di Dago, tapi harganya cukup terjangkau. Harjutiknya (harajuku batik) buat cewe bagus2. Lady beli tuh. Ciee...fit bgt ya lad.. :) Kalo yang cowo punya di Dago lebih ok.

Sedari Cihampelas, kita ke Paris Pan Java. Kayak PI (Plaza Indonesianya Jakarta) lah. Sedikit lebih keren karna berkonsep design green building. Disini ktemu temen lamaku waktu smu, Chandra. Cuma bisa gakgikguk tengok2an, trus salaman di eskalator yang berlawanan. Dia sama cewenya mo ke atas, kami ke bawah. Trus bye2 deh. Tadinya cari2 jacket kulit tp gak ada yang pas selera. Mulai dari Dago, Cihampelas, sampe kesini juga gak ada. Modelnya hampir sama semua. Pulang2 beli BT (BreadTalk). *He3..kebiasaan di Jakarta nih kalo ktemu BT*

Beberapa botol air udah masuk lewat melewati tenggorokan. Setiap ktemu supermarket, isi botol biar gak sampe dehidrasi. The last trip is to Amanda Kitchen memborong brownies kukus buat oleh2. Istirahat bentar melepas dahaga sebelum akhirnya makan malam dan pulang ke Jakarta karna kepala sudah mulai nyut2an.

Sambil menunggu bisnya jalan jm 19.30, main teka-teki & trik tangan dulu, Lady kalah dengan score 2-0. He3. Nanti rahasia trik tangannya baru dikasih tau kalau uda bener2 berusaha ya Lad. Cayo! Soalnya itu kalo udah tau, bakal gampang buat orang penasaran :)

Selama perjalanan Bandung - Jakarta kami tepar, like the dead body. Abis udah capek bgt, besoknya harus kerja lg. Di jalan bawa motor sambil merem2, tp sampe rumah bukannya langsung tidur, malah nonton lg sambil makan potato stick yang sisa tadi siang. Dasar!

Puas bgt lah! Lain kali mo ke Bandung lagi..

Selamat Ulang Tahun ya Lad.. Tahun depan mo kemana lagi? :)
on 09 April 2007
(Sebagian diambil dari buku SELAMAT PASKAH, Pengarang: Pdt. Dr. Andar Ismail)

Kalau kamu berjumpa dengan kawan sesama iman pada hari Paskah, apa salammu kepadanya? Hanya tersenyum doang? Ah, yang betul aja! Masa kamu tidak mengucapkan apa-apa? Tetapi, memang sebagian orang hanya diam. Kadang-kadang orang merasa ragu mengucapkan salam Paskah. "Harus berkata apa?"


Pada suasana Natal, semua orang ingin saling bertemu untuk bersalaman dan mengucapkan selamat. Sedangkan pada Paskah, suasananyapun tidak terasa. Bagaimana kita mau mengucapkan selamat?

Untunglah di banyak gereja, orang sudah biasa saling mengucapkan Selamat Hari Paskah. Memang sudah sepatutnya kita mengucapkan selamat pada hari Paskah. Mengapa? Karena Paskah adalah peristiwa yang paling menentukan hidup kita.

Kalau peristiwa Paskah tidak terjadi, apa gunanya kita berdoa, sebab Kristus yang sudah meninggal dunia tidak mungkin mendengar doa kita.

Kalau Kristus tidak dibangkitkan, apa gunanya kita membaca FirmanNya, sebab FirmanNya tidak berlaku.

Kalau Kristus tidak dibangkitkan, Ia hanyalah pahlawan yang sudah gugur. Sehebat-hebatnya pemikiran yang ditinggalkan seorang pahlawan, ia toh tidak bisa memimpin kita di masakini. Padahal yang kita butuhkan adalah Juruselamat dan pemimpin hidup untuk masakini.

Kenyataannya adalah: Kristus bangkit dan hidup! Ia hidup hingga kini. Ia memerintah kita dengan Roh dan FirmanNya. Hari Paskah adalah peristiwa pelantikan Yesus menjadi Tuhan dan Allah, menjadi Juruselamat dan Penebus kita.

Itu berarti, bahwa dengan peristiwa Paskah, kita menerima kepastian pengampunan dosa, kepastian iman dan kepastian hidup. Bukankah itu menggembirakan? Kata Paulus, "Syukur kepada Allah, yang memberikan kepada kita kemenangan oleh Kristus, Tuhan kita" (1 Korintus 15 : 57). Oleh karena itu, bukankah sepatutnya kita saling menyatakan perasaan gembira pada hari Paskah?

Gereja-gereja Ortodoks yang banyak terdapat di Rusia, Yunani dan negara-negara Eropa Timur, mempunyai kebiasaan khas. Mereka mengucapkan, "Kristus Tuhan. Kristus sudah bangkit!" Lalu orang menerima salam itupun menjawab, "Benar, Ia sudah bangkit!"

Ada juga Gereja-gereja Ortodoks yang menggunakan salam itu bukan hanya pada hari Paskah, melainkan setiap hari Minggu, bahkan setiap pagi. Kalau pagi-pagi berjumpa, mereka mengatakan, "Christ the Lord. Christ is risen!" Dan kita diharapkan segera menjawab "He is risen indeed!"

Bukankah salam itu mengandung inti yang paling pokok dari iman kita? Mungkin ada baiknya kita mencoba mempopulerkan salam itu sebagai salam Paskah. Aku beri salam padamu, "Kristus Tuhan. Kristus sudah bangkit!" Lalu kamu menjawab, "Benar, Ia sudah bangkit!"

Masih canggung?

Oke, kalo gitu, aku ucapkan salam yang lazim aja padamu, "Selamat Paskah!"

Semoga makin hari kita makin dapat mensyukuri hidup yang telah dianugrahkan Tuhan buat kita. Amen.
on 22 December 2006
Hari ini aku begitu semangattt. Yes, YEs, YeS! (sambil mengepalkan tangan) Karena hari ini adalah hari terakhirku di Jakarta yang penuh hirukpikuk, kemacetan, polusi, tukang copet, dsb. Besok subuh aku dan teman-teman meninggalkan kosan dan berangkat menuju Cengkareng untuk terbang ke Medan. Pulang ke kampung halamanku di Siantar menjumpai mama, dan saudaraku tercinta. Hey.. bagaimana kabar kalian semua??? Hanya tuk satu tujuan yaitu merayakan Natal dan Tahun Baru bersama mereka. Jika ada kegiatan lain, itu hanya merupakan embel-embel mengisi waktu kosong (what? waktu kosong, emang ada?).

Hari yang sama pula teman lamaku waktu SMU pulang juga ke Siantar, cuma mereka terbang malam sedangkan aku pagi. Akhirnya kami diketemukan lagi di Siantar setelah dipisahkan oleh rentang jarak yg ber mil-mil dan waktu beberapa tahun. Kami sudah menyusun planning selama liburan for private member only. Pokoknya full scheduled lah, guys. Kesini - kesitu - kesana - kemari. Capee dee.. Hahaha.


Sudah tak tahan lagi menunggu hari esok. Tak bisa terbayangkan, apakah aku bisa tidur malam ini. Bukan karna apa-apa, tapi aku belum packing sih. Hehehe. Tapi tinggal masukin aj kok, karna seminggu ini aku sibuk dengan urusan project dan document closing, trainning, serta mencuci dan menggosok setelah pulang kerja. Urusan packing-mempacking mah udah biasa kale..(emang TiKi?)


Mungkin selama holiday season, blog ini akan jarang ku update. Sori.. sori for my maniac blog readers. Kalo ada waktu, nanti aku singgah buat cerita deh, yah..


Okay deh, Met Natal dan Taon Baru yo..

May His love surround you, protect you and be with you on Christmas and always!

on 27 September 2006

"SELAMAT ATAS DILANTIKNYA MAMAKU TERCINTA
SEBAGAI KETUA KOPERASI GURU
DI PEMATANGSIANTAR"

Semoga terpelihara dan terpupuknya dinamika yang baik dikalangan guru, masyarakat maupun kalangan pejabat negara.

love u always..