on 14 December 2006
Spontan aku tersentak ketika pendengaranku dikejutkan dengan alarm gedung yg tiba-tiba bunyi. Semua penghuni gedung kucar-kacir mendengar sang operator meminta harus turun menggunakan tangga manual. Turun tangga dari lantai 22 sudah tak terpikirkan lagi capeknya. Setelah di bawah semua sucurity bungkam, tak memberitahukan penyebab alarm sampe bunyi. (ya ia lah.. nanti semua pada gk serius. Inikan simulasi doang). Ternyata semua ini hanya latihan acting, Simulasi Penyelamatan Kebakaran di Menara Bapindo. Dulu aku pernah ngalami gini di Menara Jamsostek. Waktu itu karena alasan Simulasi Gempa harus turun tangga dari lantai 19.

Tapi di Bapindo lucu loh beda dengan yg kualami di Jamsostek, jadi ketika semua sudah turun di bawah, masing-masing perusahaan membentuk kelompok. Ada ketua regunya pake bendera atau alat penanda dengan berbagai tulisan mis. inco, citibank, bank mandiri, dsb. Mereka lengkap dengan helm, baju penyelamat, dan pluit yg kemudian mendata karyawannya. Trus masing-masing kelompok harus mencoba memadamkan kobaran api yang ada di drum. Jadi kayak main game gt. Para wanitanya hanya bisa berteriak-teriak dan tepuk tangan menyemangati. Hehehe.. Setelah itu, ntah karna angin apa sehingga kami makan bareng di Ratu Plaza. Ini baru pulang nih, ngantukkhhh..
Bosan nih euy di Bapindo, gk ada kerjaan sampe minggu depan. Cuma supporting semua aplikasi mulai dari SMS, CSMS, MRM, CPMS, dan CEIMS. Meski single fighter tp asyik kok, The more you know the less you need to say. Untung setiap hari pulangnya jam 15.30 wib, maklum ngikuti jam Soroako (16.30 wita). Tapi masuknya bukan berarti jam 6 wib (7 wita), fleksibel ces. Mana dapet meal lg padahal kerja kan di Jakarta. Yah, peraturan berlaku seperti di Soroako lah, cuma lingkungannya tidak berbau nickel. Hehehe.

Heranlah daku, kenapa yak bulan Desember orang pada banyak yg ultah? Atau mungkin secara kebetulan aj kali aku diketemukan dengan orang2 yg lahir pada bln Desember?

Seminggu yg lalu ketas kuning berbungkus plastik kutemukan si mejaku. Serta merta aku menghampiri dan membacanya. Di depannya tertulis namaku yg salah ketik, Danil Sibaranni-Jatis. Ketika kubuka, ternyata undangan pesta ultah Pak Deflandry Taslim dan Mr. Jan Kees Van Gaalen. Aku ndak pernah ketemu dua orang itu, tapi ini undangan dari teman ke teman (2 degrees lah istilahnya kalo di fs). Tiga hari yg lalu, ada Doddy Widjajakusuma, dan hari ini ada Abed Wowling. Hari ini aku mendapat pelajaran baru. Kini kusadari, ternyata ketika orang-orang penting di suatu perusahaan mengadakan pesta ultahnya tidak seperti pesta ultah biasanya.

Make a wish = Visi dan misi || Nyanyi "Happy B'Day to You" = No Singging, sehabis visi dan misi, applause || Sepatah kata dari teman = Kritik dari teman || Diatas kue ultah ada tulisan = Kue ultah polos || Sambil makan tertawa2 = Sambil makan membicarakan project || Sebelum pergi, cipika-cipiki = Sebelum pergi mengatakan "Wish you luck ya" || Setelah acara, tertawa2 = Setelah acara, serius.
Resepsinya sendiri cukup sederhana, karena diadakan di kantor dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

Duh, enaknya ketemu orang2 baru di lingkungan baru. Dahulunya bersakit-sakit, sekarang bersenang-senang. DIA memang adil. Jangan sampai terbalik loh..

on 04 December 2006
Pagi ini rasanya aku dikejar oleh bayang-bayang waktu. Datang lebih awal biar dapat seat, meja, colokan power, dan network cable. Hari ini aku sudah mulai menghirup udara segar lagi di Menara Jamsostek lt.19, seperti biasa kalau aku offsite di Jakarta. Masih belum jelas mau diassign ke project mana, moga2 dapat Fujitsu dan BIN lagi. Biar bareng sm teman2 lama, gk perlu adaptasi, kan enak pada jabir2 (bawel) semua nih orang2. Cerita gk akan ada habis2nya. Ada juga yg udh resign, kayak Qosma dan Irfan, tp banyak anak baru nih yg sebagian blm aku kenal di project Fujitsu. Kenalannya pasti pas makan siang di basement. Hahaha, udh lagu wajib nih..

Waktu buka mail, ternyata ada undangan kick-off project buat nonton Casino Royal 007 di PH sabtu lalu. Seandainya aku datang jauh2 hari, pasti gk missed nih nonton barengnya. Tapi, gk perlu gundah gt deh, coz di project ini banyak yg mau ngadain ultah pada bln Desember. Makan2 bung..

Menunggu kabar dari mbak Ida, untuk sepekan ini aku akan ditempatkan di Plaza Bapindo lt.22. Remote Supporting dari Jakarta untuk aplikasi dotnet di Soroako. Kenapa dari dulu gk kerja di Jakarta aja yak? Hmn.. mungkin jumlah programmer sudah terlalu overload di Jamsostek, jadi dikasih onsite sebagian, biar yg lain dapat seat. Kata Andiek, PM ku, "Sekalian aja bawa CV, mereka lagi butuh MIS". Hehehe. Dipikir-pikir dulu lah, pak.. ntar ditempatkan di hutan Soroako lagi. "No, Thanks lah, bozz".
on 01 December 2006
Hari ini, 1 Desember 2006 adalah hari terakhirku di Inco-Soroako, besok aku akan bertolak ke Jakarta. Sudah hampir setahun aku mendulang ilmu dan menyelesaikan 3 project disini semenjak kulangkahkan kaki pada pijakan pertama di Soroako Airport. Setiap hari, minggu, dan bulan aku berusaha untuk menghadapi setiap kejadian, tantangan dan rintangan, masalah dan penyelesaiannya, dan begitu pula meeting dengan orang yg paling baik sampai yg paling keras yang pernah kutemui. Tapi aku senang, aku bisa berkenalan dengan kalian semua, clientku..

Meskipun perubahan requirement, meetings, overtime, dan pressure sudah menjadi bagian hidupku di Soroako, aku semakin menyadari bahwa memang disitulah kewajibanku sebagai seorang developer. Trimakasih pak/bu, kalian telah menitikkan kesan yang tak akan hilang dari ingatanku.


5 jam tidur sehari bukan menjadi sesuatu yg asing lagi, dan itulah tantangan yg dilalui raga ini. Namun, semua usaha dan kerjakerasku pada akhirnya membuahkan hasil yg patut kubanggakan dalam sejarah perjalanan karirku sepanjang hidup. Aku telah menghasilkan suatu karya untuk mempermudah pekerjaan beberapa department di Inco, Sulawesi Selatan.

Sulit bagiku untuk meninggalkan semua kenangan ini, sahabat-sahabat yang menemaniku selama ini masih harus berjuang sampai April tahun depan. Para developer Jatis, thank you.. Susah senangnya sudah kita nikmati bersama. Aku banyak mendapat pelajaran dari kalian. "Hidup adalah tantangan dan perjuangan, hadapi itu!" Dan mbak Misma, thank you yah.. udh ngurus tiketku selama ini. Kalau gk ada mbak, aku ndak bisa pulang ke Jakarta dan jalan-jalan ke Bali. :)

So.. here I am, ready to go home to Jakarta.
Thank you for all the experiences, see you in another occasion! Goodbye..

Hurray! Penantian yg begitu lama akhirnya datang jua. Tak terasa bulan penuh rahmat, sukacita, keberuntungan, serta kenangan sudah menyambut di depan mata. Desember 2006 yang sangat kunanti-nantikan selama setahun lebih. Bagaimana tidak, ada Project closed dan project baru lg, cuti panjang, THR dan perdiem dari 2 tempat, Natal dan Taon Baru, serta Meet my familyyyyyy...(sambil teriak histeris). Rencananya, if God wants me to, tahun ini aku akan berkumpul dan merasakan hikmat Natal bersama dengan keluargaku di pematangsiantar, sekaligus merayakan hari ultah mamaku yg ke-52. Oh, praise Jesus for all He've done for my single mother. Ada begitu banyak moment yg biasanya kami share bersama di rumah.

Rutinitasku bulan ini di Jakarta cuma sebentar karna cuti kali ini cukup panjang, ya..bisa dikatakan flexibel lah. Semoga tak ada perubahan yg siknifikan. Meski demikian, aku takkan menyia-nyiakan sedikitpun waktuku nanti untuk beristirahat di kampung halaman. Yang harus dilakukan adalah Enjoying. Ya, menikmati masakan mamaku yg paling lezat sedunia, dan tak luput untuk mecicipi makanan enak disana, spt kue ganda, mie pansit/goreng, dan bakpau. Untuk masakan khas yg berbahan dasar pork alias B2, ku serahkan pada ahlinya, mamaku. Belum lagi keluar malam ke Pajak Horas, depan Pujasera, jalan bandung, simpang empat, jalan medan, dll. Bertebaranlah makanan mulai dari non-kol sampai ke super-kol(esterol). Walau kota kelahiranku itu kecil, namun menyimpan sejuta kenikmatan. Apa masih seperti itu, ya? Hmmn...

Hal pertama yg terlintas dibenakku ketika pulang nanti, apakah ada perubahan di rumah? Tapi yang jelas, seperti biasa setiap dua tahun sekali, kami selalu mencat rumah bersama, dan tahun ini tepatnya, sekitar tgl 23. Kakakku akan disibukkan dengan masak cake dan kue2 kecilnya sekitar tgl 27. Sementara mamaku akan sibuk memasak rendang, kari ayam, soup, ketupat, yg akan dibawa ke sanak keluarga atau disajikan pada tamu2, ini sekitar tgl 30. Semua daging itu diperoleh dari hasil marbinda (bagi hasil. red) dari segala perkumpulan. Kalau abangku biasanya akan memborong minuman kaleng, bir, markisa, perlengkapan hura2, spt lilin, kembang api, mercun, dan terompet sekitar tgl 24 dan 31. Karena biasanya sanak saudara kami banyak yg datang pada malamnya (sudah seperti ceremony karna orangtuaku itu dua2 anak sulung di keluarganya). Bisa bayangkan ada 10 keluarga dari bapak dan 8 keluarga dari mama. Masing2 akan membawa tart dan rendang. Sedangkan aku hanya akan menikmati hasil kerjakeras mereka sambil menikmati parcel tahunan dari rekan2 bapak, mama, abang, dan kakakku. Kolesterol! Siapa takut!

Kalau bersilaturahmi ke rumah sodara sudah pasti, dan rasa-rasanya apa yg akan menjadi topik pembahasan adalah aku. Maklum.. sudah lama tidak menunjukkan wujud. Sudah bisalah terbayangkanku suasananya nanti. Oh ya, satu kegiatan yg hampir lupa kusebutkan, jiarah ke makam bapakku sebelum Natal. Kayak apa bentuk makam itu sekarang? Mungkin disinilah nanti perananku untuk merenovasinya. Tiga tahun Natal telah berlalu tanpa adanya bapakku. I know he's in a better place right now.

About my old friends, kalau teman2 SMA ku jadi pulkam, moment2 seperti dulu pasti akan terulang kembali. Nginap disuatu tempat yg penuh history (ada deh..), BBQ, sharing, silaturahmi ke rumah masing2 (makan2 tentunya). Meski sekarang keadaan sudah berubah (lebih dewasa) karena ada yg sudah bergelar dokter, sarjana, dan militer, namun aku yakin sifat asli pasti gk akan hilang, ya kan! Hahaha..

Dengan melintasi sederetan kegiatan di atas, maka disitulah kenangan itu akan terukir dengan indahnya. Mulai awal Desember ini, aku sudah merasakan nuansa penyambutan Natal dan Taon Baru itu. Tak tahan menunggu lebih lama lagi.

Selamat Menjelang Natal, Semuanya....
on 27 November 2006
Pagi menyongsong walau matahari belum sepenuhnya bersinar. Hari ini aku telah mendapat mimpi baru yang begitu bermakna. Tinggal memastikan apakah aku yakin mimpi ini layak diraih sekarang atau tidak, atau mungkin di-freeze dulu sampai waktu dan suasana betu-betul memberikan lampu hijau, mengijinkanku untuk mengeksekusi mimpi ini.

Setiap orang di muka bumi ini pasti punya mimpi dan pasti pernah bermimpi tentunya. Termasuk aku dan kamu. Tak perduli miskin atau kaya dan sekecil atau sebesar apapun mimpi itu, yg pasti kelak harus diraih. Apakah itu jadi seorang yang kaya raya, penyanyi/selebriti/artis terkenal, dokter, astronot, peraih nobel, dan lain sebagainya. Asal jangan disamperin sama nightmare lah atau mimpi yang gk jelas arahnya. Hehehe.. Biar bisa dapet togel atau bahkan mitos arti sebuah mimpi yg bisa membawa nasib sial atau kemujuran. Anyway, bukan itu yg dibahas disini.

Aku rasa, orang yang mau sukses memang harus punya mimpi. Kalau tidak, hidupnya akan hambar, monoton, dan takkan bisa mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Orang yg tak punya impian identik dengan orang yang pesimis. Almarhum Bapakku pernah bilang, "kamu harus bermimpi jadi orang sukses biar kamu sukses. Tapi jangan terus menerus terlelap dalam mimpi. Kamu harus bangun dini dan lekas raih mimpi itu. Jangan terlambat! Karna kesempatan baik jarang sekali terjadi. Jangan lupa pula berterimakasih dan bersyukur buat apa yang sudah kamu dapat agar mimpi selanjutnya bisa kamu garap lagi". Aku sangat mengingat kata-kata itu setiap kali aku memulai dan mengakhiri suatu karya mimpi. Kemudiaan bermimpi lagi. Begitulah seterusnya sehingga saat ini sudah banyak tumpukan impian yang sudah mengantri untuk digapai.

Berbicara soal mimpi dan kesuksesan, kalau katanya, "orang pintar minum tolak angin", kalau aku bilang, "orang sukses pasti punya mimpi". Itulah sebabnya mengapa rata-rata orang sukses tidak pernah stack pada satu titik saja. Mereka akan terus bermimpi dan terus.. layaknya sebuah artikel "Mimpi Nobel dari Pinggir Danau Toba" dari seorang jendral. Bukti bahwa orang yang dulunya hidup susah, kini menikmati keberhasilan dan kesuksesannya tapi masih ingin mewujudkan impiannya. Tak kalah hebatnya Oprah Winfrey, seorang produser sekaligus host top TV show, Oprah. Impiannya saat ini adalah bagaimana mewujudkan impian dari sejumlah orang yang status sosialnya sangat memprihatinkan, dan tercapai. It was so touched, really. The quote I got from her, "What Have You Done Today?".

Tahukah kamu bahwa kita bisa mewujudkan impian, seperti menjadi kaya, jatuh cinta, selalu sehat, menyenangkan ortu, membangun/menjadi sesuatu, jika kita memintanya dengan keyakinan dan kerjakeras, dan jika kita benar-benar tahu, kita akan terkejut dan terharu dengan apa yang bisa kita lakukan. Jadi yakinlah kalau kamu pasti bisa mewujudkan impian mu. Sebesar apapun itu. :)

Aku menulis dan men-share tulisan ini karena apa yang kujalani saat ini adalah wujud nyata dari serpihan kecil mimpiku. Dream Oh dream.. Akankah aku..
on 23 November 2006
Today, at 7pm, Hillsong Music Australia ngadain Hillsong United Concert di Tennis Indoor Senayan. Aku ndak bisa ikutannnn, lagi di hutan soalnya. Mana kak Lestina kasih taunya telat bgt lagi (klw gk telat juga aku gk bisa ikut, Huhh). Pokoknya sial lah. Padahal United Consert itu kan bakalan seru bgt. Apalagi katanya yg datang ada 20 personil. What!! Delirious kmaren cuma 4 personil aj udh keren bgt. Vokalisnya di album United itu ada Joel Houston, Mia Fieldes, Marty Sampson (yg aku tau) .. cakep-cakep semuanya, gk kalah sm Sidney Mohede. "Sidneeeeeeeyyy.. Sidneeeyy... Aaaaa!!!" *faints* Jd salah orientasi. Hihihi..

Teman-temanku jauh-jauh dari Bandung cuma mo nonton consert akbar rohani malam ini. Aku dengar dari mereka, tiketnya bukan semacam kertas.. tp GELANG dengan berbagai warna menurut VVIP (1jt), VIP (300rb), FESTIVAL atau TRIBUN (100rb). Setiap gelang ada pintu masuknya masing2, tergantung warna. Keren deh gelangnya. Sori guys, aku gk bisa ikutan walau klen udh reserved ticket buat aku. :(


Aku gk kebanyang gmn hebohnya suasana malam ini. Karna melihat animo org indo di jkt kedatengan Hillsong gede bgt. Apalagi nanti kalau musik An Introduction-nya. Aaaaaa.... Penasaran kalo cuma dengar album Unitednya doang. Gmn ya si Sidney nyanyiin None But Jesus.. Bakalan nangis tuh semua penonton. Blm pernah dengar? Cobain, biar kamu tau siapa Dia.

Weii..EO, Kapan lagi ya mereka ngadain consert di Jakarta?

Btw, ngomongin soal musik, pernah dengar lagu mandarin? Bukan lagu Korean kayak F-4 loh. No..no..no.. Jadi kalo kamu pernah nonton film laga china, OST-nya itu sering pake lagu-lagu cantonese or chienese gt. Hmn.. oke2, Mungkin karena kamu blm punya mp3-nya kali ya.. jadi janggal.

Onces, aku pernah dengar lagu mandarin waktu kakakku lagi tergila-gila sama artis Hongkong, spt Jacky Cheung, Andy Lau, dan Aaron Kwok. Jadi, di rumah itu banyakk bgt lagu-lagunya mereka. Duh.. saban hari lagu mandarin mulu. Memang ada sih yang enak di dengar, tp kalo judulnya aj kita gk ngerti, kan jadi lucu.

Terakhir aku dikasih sekumpulan lagu mandarin oleh teman sekerjaku, Yandi. Katanya, "dengar aj dulu, kalo gk suka jgn di copy". Seleksi penuh seleksi, akhirnya aku suka lagunya si Wang Lee Hom feat Candy Lo, judulnya Hao Xin Fen Shou dan Lagu kolaborasi antara Jacky Cheung, Andy Lau, Faye Wong, Aaron Kwok, Sammi Cheng, Kelly Chan, Leon Lai, Emil Chow, Others (gk ada judulnya). Kamu pasti binggung kan.. yah samalah. Arti lagunya apa..aku jg ndak ngerti. Tp yg jelas enak ku dengar. Kalau kamu mau coba2 dengar, aku bisa share. :)